Kepada Sahabat Syahganda Nainggolan & Djumhur Hidayat

by Andi Rahmat

Warna putih rambutmu, sahabat
Bukan bendera penyerahan
Lapis kerut dahimu, sahabat
Bukan tanda kelelahan

Putih rambutmu, sahabat
Mengurai oanjang sejarah tegar
Pancaroba yang tidak meninggalkan jejak surut
Dalam setiap musimnya
Selalu saja menumbuh-merbakkan kuntum-kuntum seroja

Lapis kerut dahimu, sahabat
Dalam terpahat di relung-relung nusantara
Cinta yang tidak pernah mati
Yang menemani siang malammu
Dan aksara yang terus mengaliri tanah kita
Menumbuhkan, membiakkan dan merawat
Warisan yang ditinggalkan moyang kita

Kita mungkin berdiri diatas rentang yang berjarak
Tapi tanah yang kita pijak tidak pernah terputus
Langit kita tetap membiru
Terus melukis mimpi yang tidak henti kita kejar
Apa yang menyatu tidak akan pecah
Dalam jiwa yang bertaut, sahabat
Selalu ada muara yang sama

Kukatakan padamu, sahabat
Tetaplah berdiri tegak
Putih rambutmu dan kerut dahimu
Adalah matahari yang tidak pernah lelah terbit…

Penulis adalah Mantan Aktivis ’98

Terjemahkan »