INTERNASIONAL
Biden Tinggalkan Asia, Korut Tembakkan Tiga Rudal Balistik
Seoul, FNN - Korea Utara menembakkan tiga rudal balistik di perairan timur wilayahnya pada Rabu, kata militer Seoul.Penembakan rudal itu berlangsung hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden meninggalkan Asia.Dalam lawatan ke kawasan itu, Biden setuju meningkatkan langkah-langkah untuk menghalangi Korut, negara yang memiliki senjata nuklir.Kepala staf gabungan Korea Selatan mengatakan peluncuran ketiga peluru kendali balistik itu ditembakkan ke udara dalam waktu kurang dari satu jam dari kawasan Sunan di ibu kota Korut, Pyongyang.Korut tahun ini sudah meluncurkan serangkaian rudal, dari senjata hipersonik hingga rudal balistik antarbenua (ICBM) --untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Korut juga tampaknya sedang bersiap-siap menguji coba sebuah senjata nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017.Para pejabat AS dan Korea Selatan baru-baru ini memperingatkan bahwa Korut tampaknya siap melakukan pengujian persenjataan lainnya, kemungkinan selama Biden melakukan kunjungan di Asia.Lawatannya di kawasan tersebut merupakan yang pertama kalinya ia lakukan sebagai presiden AS.Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa Biden, yang berangkat meninggalkan Jepang pada Selasa (24/5) petang, sudah diberi pemaparan soal peluncuran itu.Jepang, sementara itu, melaporkan bahwa sedikitnya ada dua peluncuran yang terjadi namun menduga kemungkinan ada lebih dari itu.Stasiun penyiaran Jepang NHK melaporkan bahwa rudal-rudal Korut itu tampaknya jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang (EEZ).Pada akhir pekan lalu di Seoul, Biden dan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol sepakat untuk menyelenggarakan latihan militer yang lebih besar serta mengerahkan aset-aset strategis AS, jika diperlukan, untuk menghadang uji coba persenjataan Korut yang sedang meningkat.Kedua pemimpin juga menawarkan bantuan untuk mengirimkan vaksin COVID-19 ke Korea Utara serta mendesak Pyongyang untuk kembali menjalankan diplomasi.Biden saat itu mengatakan bahwa belum ada tanggapan dari Pyongyang soal tawaran diplomatik ataupun bantuan. (mth/Antara)
Mendag: Perdagangan Komoditas Dunia Perlu Ditata Ulang
Jakarta, FNN - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan perdagangan komoditas dunia perlu ditata ulang, demikian disampaikan Lutfi saat menjadi salah satu pembicara di panel diskusi bertema \"Absorbing Commodity Shocks\" pada gelaran World Economic Forum (WEF).\"Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo sudah sejak lima tahun lalu menyatakan bahwa perdagangan komoditas dunia perlu ditata ulang. Karena struktur dan sistem yang dominan saat ini lebih banyak dampak buruknya dibandingkan manfaatnya,\" kata Mendag lewat keterangannya diterima di Jakarta, Rabu.Kondisi tersebut terjadi khususnya bagi masyarakat di negara berkembang besar seperti Indonesia, Brazil, India, dan ChinaMendag Lutfi menyatakan bahwa beberapa kejadian dunia yang sifatnya negatif dan insidentil seperti perang di Ukraina sebenarnya hanya berfungsi sebagai pendorong dan peringatan. \"Jadi penyebab utama bukan terganggunya arus perdagangan komoditas yang menyebabkan inflasi tinggi di berbagai belahan dunia saat ini.Menurut Lutfi, yang dibutuhkan adalah perubahan mentalitas dalam memandang perdagangan bebas dunia sebagai lokomotif yang tidak bisa dilepaskan dari faktor-faktor non ekonomi. Konsep yang dikenal dengan ESG (environment, sustainability and governance) saat ini menjadi ukuran pertama dan utama bagi investor dalam menanamkan modalnya.Konsep ESG adalah pembangunan ekonomi berbasis pemeliharaan lingkungan, pembangunan yang berkesinambungan dan tata kelola. \"Kami di Indonesia percaya bahwa komitmen penuh terhadap ESG menciptakan platform untuk membangun rasa saling membutuhkan dan saling percaya antara semua negara di dunia,\" kata Mendag Lutfi.Tapi Indonesia tidak tinggal diam melihat beragam hambatan terhadap perdagangan dan perekonomian dunia.Menurut Mendag Lutfi, Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN yang memiliki total populasi 600 juta orang saat ini bersama-sama 9 negara ASEAN lainnya berkomitmen penuh untuk menghilangkan kendala perdagangan antar negara ASEAN sebagai kontribusi nyata ASEAN dalam meringankan beban perekonomian dunia saat ini.Hal tersebut dilakukan sambil 10 negara ASEAN saling mendukung dalam menerapkan konsep ESG di masing-masing negara.\"Selanjutnya dengan komitmen penuh ASEAN dalam penerapan ESG, kami berharap perekonomian ASEAN bisa semakin terintegrasi ke dalam rantai pasok utama dunia (main global supply chain),\" tegas Mendag Lutfi.Singkatnya, tegas Lutfi, ESG justru akan menjadi katalis sekaligus peluang untuk negara berkembang menjadi negara maju.Pertemuan tahunan WEF adalah agenda reguler utama bagi Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi setiap tahunnya.Sebaliknya Mendag Lutfi adalah tokoh nasional yang paling paling sering diundang sebagai pembicara di berbagai panel diskusi WEF setiap tahun.Pada 2008 Muhammad Lutfi adalah salah satu WNI pertama yang mendapatkan penghargaan Young Global Leaders bersama-sama dengan tokoh muda dunia lainnya seperti kedua pendiri Google, Larry Page dan Sergei Brin dari dari World Economic Forum. (mth/Antara)
Kisah Jumhur Hidayat Mendikte Singapura
Oleh Mahmud F Rakasima - Tenaga Profesional Kepala BNP2TKI 2007-2014 SIKAP Singapura memang sering membuat jengkel. Yang terakhir ini soal deportasi UAS. Ini pula yang membuat saya jadi ingat saat Jumhur Hidayat memimpin Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) khususnya terobosannya dalam menaikkan upah TKI di manca negara. Upah TKI di Singapura juga jadi sasarannya karena kala itu sudah lebih dari 10 tahun upah TKI tidak pernah naik yaitu S$ 280. Baru 6 bulan menjabat tepatnya Juli 2007, Jumhur menaikkan upah TKI di Singapura dari S$ 280 menjadi S$ 350 atau naik 25%. Saat itu saya ingat betul, sekitar pukul 10.00 WIB pagi keputusan itu diumumkan oleh Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat. Sekitar 15 menit usai mengumumkan keputusannya itu melalui media massa, Jumhur mendapat telepon dari salah seorang Deputinya yang kebetulan sedang berseminar di Singapura bersama pemangku kepentingan (stake holder) pekerja migran termasuk Menteri Tenaga Kerja Singapura. Disampaikanlah bahwa peserta seminar termasuk Menteri Tenaga Kerja Singapura langsung heboh mendengar Keputusan sepihak Jumhur Hidayat tersebut karena dianggap tidak melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum menaikkan upah TKI ke Singapura itu. Namun, jawaban Jumhur di telepon kepada anak buahnya itu sangat tidak lazim. \"Oh begitu ya, mereka bilang seharusnya ada konsultasi terlebih dulu? Kalau gitu bilang saja begini, ambil TKI saya dengan upah minimum S$ 350, kalau tidak mau, ya sudah. Urusan begini tidak perlu ada konsultasi karena sudah kelamaan upah TKI tidak pernah naik dan ini adalah hak kita untuk menetapkan upah TKI kita. Kalau tidak setuju ya sudah, tidak usah datangkan TKI kita lagi,\" tegas Jumhur pada anak buahnya itu. Tadinya dikhawatirkan jumlah TKI ke Singapura bakal anjlok akibat kebijakan Jumhur soal kenaikan upah ini. Tapi faktanya jauh berbeda karena ternyata data akhir 2007 kita berhasil menempatkan 36 ribu TKI, padahal tahun 2006 hanya 29 ribu TKI saja. Artinya ada kenaikan sebanyak 7 ribu orang TKI atau peningkatan lebih 20% jumlah TKI ke Singapura. Di akhir Jumhur menjabat Kepala BNP2TKI tahun 2014, upah TKI ke Singapura itu sudah menjadi S$ 510 artinya sudah naik lebih dari 82% hanya dalam waktu 7 tahun. Selama 7 tahun saya mendampingi Jumhur Hidayat menjadi Kepala BNP2TKI, gaya diplomasinya memang berani dan tidak biasa atau berbeda dengan yang diterapkan oleh banyak pihak sebagaimana selama ini terjadi. Kalau istilah Jumhur, \"diplomasi kebanyakan diplomat dan pejabat Indonesia itu adalah diplomasi pegang burung alias membungkuk-bungkuk saat berhadapan dengan mitra negara asing\". Makanya kepentingan nasional jadi tidak bermartabat serta tidak terjaga dengan optimal. (*)
Uni Eropa Akan Setujui Embargo Minyak Rusia "Dalam Beberapa Hari" Lagi
Berlin, FNN - Uni Eropa kemungkinan akan menyetujui embargo impor minyak Rusia \"dalam beberapa hari,\" menurut anggota terbesarnya Jerman, ketika Moskow mengatakan melihat hubungan ekonominya meningkat dengan China setelah diisolasi oleh Barat atas invasinya ke Ukraina.Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan kepada para pemimpin bisnis global di Davos pada Senin (23/5/2022) bahwa dunia harus meningkatkan sanksi terhadap Rusia untuk mencegah negara lain menggunakan \"kekuatan kasar\" untuk mencapai tujuan mereka.Banyak dari 27 negara anggota Uni Eropa sangat bergantung pada energi Rusia, memicu kritik dari Kyiv bahwa blok tersebut tidak bergerak cukup cepat untuk menghentikan pasokan.Hongaria tetap pada tuntutannya pada Senin (23/5/2022) untuk investasi energi sebelum menyetujui embargo semacam itu, bentrok dengan negara-negara Uni Eropa yang mendorong persetujuan cepat. Uni Eropa telah menawarkan hingga 2 miliar euro (2,14 miliar dolar AS) kepada negara-negara tengah dan timur yang kekurangan pasokan non-Rusia.\"Kami akan mencapai terobosan dalam beberapa hari,\" kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck kepada penyiar ZDF.Komisi Eropa dan Amerika Serikat bekerja secara paralel pada proposal untuk membatasi harga minyak global, katanya.\"Ini jelas merupakan tindakan yang tidak biasa, tetapi ini adalah waktu yang tidak biasa,\" katanya, dikutip dari Reuters.Invasi Rusia selama tiga bulan, serangan terbesar terhadap negara Eropa sejak 1945, telah menyebabkan lebih dari 6,5 juta orang melarikan diri ke luar negeri, mengubah seluruh kota menjadi puing-puing, dan mendorong pengenaan sanksi Barat yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia.Dalam indikasi simbolis lebih lanjut dari isolasinya, jaringan kopi AS Starbucks menjadi merek Barat terbaru yang mengumumkan menarik diri dari negara itu pada Senin (23/5/2022).Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan Kremlin akan fokus pada pengembangan hubungan dengan China karena hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat dan Eropa terputus.\"Jika mereka (Barat) ingin menawarkan sesuatu dalam hal melanjutkan hubungan, maka kami akan mempertimbangkan secara serius apakah kami akan membutuhkannya atau tidak,\" katanya dalam sebuah pidato, menurut transkrip di situs web kementerian luar negeri.\"Sekarang Barat telah mengambil \'posisi diktator\', hubungan ekonomi kita dengan China akan tumbuh lebih cepat.\"Komentar itu muncul ketika Presiden AS Joe Biden melakukan tur Asia, di mana dia mengatakan dia akan bersedia menggunakan kekuatan untuk membela Taiwan melawan agresi China - sebuah komentar yang tampaknya memperluas batas kebijakan AS yang ambigu terhadap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu. (mth/Antara)
UNDRR: Indonesia Pimpin Upaya Global Mengurangi Risiko Bencana
Badung, Bali, FNN - Direktur Badan PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR) Ricardo Mena memuji Indonesia sebagai negara yang memimpin upaya global untuk pengurangan risiko bencana.\"(Upaya) ini sangat penting dan di sinilah kami pikir Indonesia memimpin dalam upaya global untuk mengurangi risiko bencana,\" kata Mena dalam wawancara khusus dengan ANTARA, Senin.Menurut dia, Indonesia telah memberikan pesan yang kuat mengenai pentingnya upaya pengurangan risiko bencana dengan menjadi tuan rumah untuk Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.\"Kami meyakini bahwa Indonesia memberikan pesan yang sangat kuat melalui keterlibatan dan penyelenggaraan GPDRR di Bali. Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia,\" ujarnya.Mena juga menyoroti kepemimpinan Indonesia dalam pengadopsian rencana jangka panjang pengurangan risiko bencana.\"Saya pikir yang ingin saya soroti adalah bahwa Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara di dunia yang telah mengadopsi rencana jangka panjang untuk mengurangi risiko bencana,\" katanya.\"Dan ini sangat penting karena jika Anda ingin benar-benar mengatasi akar masalahnya (risiko bencana), Anda tidak dapat melakukannya dalam dua, tiga atau lima tahun. Itu tidak mungkin. Kami sangat menyambut baik bahwa Indonesia memiliki rencana untuk mengurangi risiko bencana bahkan hingga melampaui tahun 2040,\" kata dia menambahkan.Mena juga mendorong pemerintah negara-negara lain untuk mengikuti langkah Indonesia dalam mengadopsi perencanaan jangka panjang untuk pengurangan risiko bencana.\"Jika tidak (membuat rencana jangka panjang), sangat sulit untuk melakukannya (pengurangan risiko bencana) dalam waktu yang singkat untuk mengatasi sejumlah besar risiko yang telah terakumulasi selama proses pembangunan dalam tiga dekade terakhir,\" ujarnya.Indonesia menjadi tuan rumah rangkaian pertemuan Sesi ke-7 Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GP2022) di Bali pada 23-28 Mei 2022.Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana (GPDRR) merupakan forum internasional untuk mendiskusikan Kerangka Kerja Sendai untuk pengurangan risiko bencana (Sendai Framework 2015-2030).Kerangka kerja yang telah disepakati oleh 187 negara itu bertujuan untuk menjadi acuan kerja global dalam mengurangi berbagai risiko bencana di seluruh dunia di masa depan. (mth/Antara)
Pertemuan GPDRR 2022 Hadirkan Tiga Tema Besar Bahas Risiko Bencana
Nusa Dua, Bali, FNN - Pertemuan awal atau prepatory day pada Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) atau Platform Global untuk Pengurangan Risiko Bencana 2022 menghadirkan tiga tema besar yang membahas pengurangan risiko bencana (PRB).Dalam keterangan tertulis diterima di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Senin, tiga tema besar dalam pertemuan awal, yaitu Stakeholder Forum, World Reconstruction Conference 5 (WRC5) dan Multi-Hazard Early Warning Conference III (MHEWC-III) yang akan menghadirkan pembicara dari tingkat nasional dan internasional.Pertemuan awal tersebut menggabungkan elemen pertemuan tatap muka dan jarak jauh, yang menghadirkan para pemangku kepentingan lintas sektor sebelum dibukanya GPDRR secara resmi pada Rabu (25/5).Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati mengatakan, ketiga pertemuan tersebut akan berbentuk 28 forum diskusi yang diselenggarakan 23-24 Mei 2022 di Bali International Convention Center (BICC) di Nusa Dua.“Pertemuan ini bisa dihadiri jurnalis maupun tamu yang sudah mendaftar sebelumnya,” ujar Raditya yang juga Ketua Sekretariat Panitia Nasional Penyelenggara GPDRR pada Senin (23/5).Pertemuan ini bertujuan untuk menyediakan ruang kepada para pemangku kepentingan untuk berkoordinasi dan bertukar praktik terbaik seputar pelibatan yang inklusif, kolaborasi, dan persiapan untuk sesi resmi Platform Global.“Setiap harinya acara akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 20.30 waktu setempat (Wita),” lanjutnya.WRC5 diselenggarakan bersama oleh United Nation Development Programme (UNDP), Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (GFDRR) dan UNDRR di bawah payung International Recovery Platform (IRP). WRC5 akan mempertemukan peserta dari pemerintah nasional dan lokal, masyarakat sipil, sektor swasta, akademisi dan organisasi internasional dari seluruh dunia.Forum ini akan memberikan kesempatan sekaligus ajang berbagi pengalaman berbagai dimensi pemulihan dalam konteks risiko multi-dimensi yang dihadapi negara-negara di beberapa tahun terakhir.Sedangkan MHEWC-III, ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana ketersediaan, akses, dan penggunaan peringatan dini multi-bahaya dan informasi risiko dapat ditingkatkan untuk menyampaikan aspirasi Kerangka Sendai, Kesepakatan Paris, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dengan lebih baik, khususnya dalam upaya mencapai Target G dalam Sendai Framework for Disaster Risk Reduction.Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan GPDRR ke-7 yang berlangsung pada 23 – 28 Mei 2022 di Nusa Dua, Bali. Tema yang diusung adalah ‘Dari Risiko ke Resiliensi: Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Berubah oleh COVID-19.’ Tema ini dimaknai oleh Pemerintah Indonesia sebagai “Memperkuat Kemitraan Menuju Ketangguhan Berkelanjutan.” (mth/Antara)
Korut Laporkan Lebih dari 200.000 Kasus Demam Hari Kelima Gelombang COVID
Seoul, FNN - Korea Utara melaporkan lebih dari 200.000 pasien baru menderita demam selama lima hari berturut-turut saat negara itu memerangi wabah corona pertama yang dikonfirmasi, kata kantor berita Korea Selatan Yonhap, Sabtu, mengutip stasiun penyiaran Korut.Gelombang COVID yang sedang berlangsung, yang diumumkan pekan lalu, telah memicu kekhawatiran atas kurangnya vaksin, infrastruktur medis yang tidak memadai, dan potensi krisis pangan di negara berpenduduk 25 juta yang telah menolak bantuan dari luar dan menutup perbatasannya.Menurut catatan pada Jumat malam, setidaknya 219.030 orang menunjukkan gejala demam hingga menjadikan jumlah total kasus tersebut menjadi 2.460.640, Televisi Pusat Korea (KCTV) melaporkan dengan mengutip data dari markas besar pencegahan epidemi darurat negara, menurut Yonhap.Korban jiwa bertambah satu orang sehingga jumlah keseluruhan kematian saat ini menjadi 66 orang.Yonhap tidak memerinci berapa banyak orang yang dites positif terkena virus, dan Reuters tidak dapat memverifikasi laporan itu secara independen.Tanpa gerakan vaksinasi nasional dan kemampuan pengujian yang terbatas, data harian yang dirilis oleh media pemerintah dapat tidak dilaporkan, dan mungkin sulit untuk menilai skala gelombang COVID, kata para ahli.Badan hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan konsekuensi \"menghancurkan\" bagi 25 juta rakyatnya. Sementaran itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan penyebaran yang tidak terkendali dapat menyebabkan munculnya varian baru yang lebih mematikan. (Sof/ANTARA/Reuters)
Pasukan Rusia "Sepenuhnya Bebaskan" Pabrik Baja Azovstal di Mariupol
Moskow, FNN - Pasukan Rusia telah \"sepenuhnya membebaskan\" pabrik baja Azovstal di Mariupol, kata Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat (20/5).\"Fasilitas bawah tanah di perusahaan tersebut, tempat para militan bersembunyi, kini berada dalam kendali penuh pasukan bersenjata Rusia,\" sebut pihak kementerian dalam sebuah pernyataan.\"Kelompok terakhir yang terdiri dari 531 militan menyerahkan diri hari ini,\" kata kementerian tersebut, yang menambahkan bahwa \"total 2.439 Nazi Azov dan tentara Ukraina telah meletakkan senjata mereka sejak 16 Mei.\"Menurut pernyataan itu, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu telah melapor kepada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait tuntasnya operasi tersebut. (Sof/ANTARA)
Dalam Pemilu yang Berlangsung Ketat, Warga Australia Berikan Suara
Sydney, FNN - Warga Australia memberikan suara dalam pemilihan nasional pada Sabtu, dengan jajak pendapat menunjukkan oposisi Partai Buruh unggul tipis dari koalisi konservatif yang berkuasa.Namun, penampilan yang meyakinkan dari kubu independen yang berfokus pada iklim dapat menyebabkan parlemen sulit dalam pengambilan keputusan karena tak ada parpol yang memperoleh suara mayoritas menyeluruh.Partai Buruh ideologi kiri-tengah memimpin kampanye setelah sembilan tahun menjadi oposisi, tapi jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan pemerintah Liberal-Nasional Perdana Menteri Scott Morrison mempersempit kesenjangan di bagian akhir kampanye ketat yang berlangsung enam minggu.Sebuah survei Newspoll oleh surat kabar The Australian pada hari pemilihan menunjukkan keunggulan Partai Buruh turun satu poin menjadi 53 berbanding 47 berdasarkan pilihan dua partai melawan koalisi yang berkuasa, sebagian besar sejalan dengan sejumlah jajak pendapat pemilihan lain.Pemungutan suara langsung di tempat pemungutan suara di sekolah pinggiran kota, paviliun tepi pantai, dan aula pedalaman dibuka pada pukul 8 pagi waktu setempat pada Jumat dan akan ditutup pada pukul 6 sore.Morrison dan pemimpin Oposisi Anthony Albanese melakukan safari kampanye di sejumlah wilayah yang suaranya diperebutkan. Dalam dua hari terakhir, tema kampanye didominasi oleh kenaikan biaya hidup, perubahan iklim, keamanan dan integritas nasional.Saat Partai Buruh berfokus pada lonjakan inflasi dan pertumbuhan upah yang lamban, Morrison telah menjadikan angka pengangguran terendah di negara itu dalam hampir setengah abad sebagai inti dari jam-jam terakhir kampanyenya.Inflasi telah meningkat dua kali lebih cepat dari upah, mengakibatkan pendapatan riil jadi merosot nilainya.\"Rakyat benar-benar berjuang dan pemerintah ini benar-benar kehilangan kontak,\" kata Albanese kepada televisi ABC pada Sabtu. \"Negara ini tidak mampu bertahan tiga tahun lagi dengan pemerintahan yang sama.... memberikan kesempatan kepada Partai Buruh.\"Morrison mengatakan kebijakan Partai Buruh akan memberikan tekanan lebih lanjut pada inflasi dan memperlebar defisit.\"Kebijakan itu hanya membuat lebih banyak tekanan pada biaya hidup dan pada akhirnya berarti pajak yang lebih tinggi karena ketika (Partai Buruh) tidak dapat mengelola uang, mereka selalu mengejar uang Anda,\" katanya kepada Channel Nine.Meski ekonomi merupakan masalah utama, beberapa kandidat yang disebut \"kelompok independen biru kehijauan\" sedang berjuang merebut kursi kunci yang dipegang Liberal. Mereka berkampanye untuk bertindak mengatasi perubahan iklim setelah beberapa banjir dan kebakaran terburuk melanda Australia.Di parlemen yang akan berakhir masa baktinya, koalisi Liberal-Nasional menguasai 76 dari 151 kursi majelis rendah, sementara Partai Buruh memegang 68, dengan tujuh partai kecil dan anggota independen.Pemungutan suara adalah wajib dan hasil awal seharusnya diketahui pada Sabtu malam.Namun, Komisi Pemilihan Australia telah memperingatkan bahwa pemenang akhir kemungkinan belum bisa diketahui kalau pemilihan berlangsung ketat karena perlu waktu untuk menghitung sekitar tiga juta suara yang dikirim melalui pos.Lebih dari setengah jumlah suara telah terkumpul pada Jumat (20/5) malam, dengan rekor delapan juta suara diberikan secara langsung dan lewat pos, kata Komisi Pemilihan Australia.Perbedaan waktu dua jam antara pantai timur dan barat berarti pusat-pusat pemungutan suara di Western Australia akan tetap dibuka karena penghitungan awal mulai datang dari negara bagian pantai timur yang padat penduduknya, yang memiliki 124 dari 151 kursi majelis rendah. (Sof/ANTARA/Reuters)
Pertamina Hulu Mahakam Mulai Mengalirkan Gas dari Anjungan JML1
Balikpapan, FNN - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mulai mengalirkan gas dari anjungan JML1 di Lapangan South Mahakam di lepas pantai Balikpapan ke Lapangan South Processing Unit (SPS) di pesisir Samboja, 50 km utara Balikpapan pada Jumat (20/5).“Dari JML1 ini kita mendapatkan 45 juta kaki kubik gas per hari dan kondensat 710 barel kondensat per hari,” kata General Manager (GM) PHM Krisna, di Balikpapan, Sabtu.Jumlah gas dan kondensat tersebut didapat dari sumur JUM-102 sebanyak 20 juta kaki kubik per hari dan dari 2 sumur lainnya. Produksi dari anjungan JML1 ini juga menambah total produksi harian gas PHM dari 494 juta kaki kubik per hari pada April menjadi 530 juta kaki kubik per hari pada akhir Mei ini.Proyek Jumelai (JML) mulai dilaksanakan pada Juni 2020 ditandai penandatangan kontrak antara PHM dengan PT Meindo Elang Indah. Proyek ini menghabiskan 4,6 juta jam kerja dan tanpa kecelakaan kerja.Proyek juga terus berjalan meski wabah COVID-19 berkecamuk, dimana PHM dan para kontraktornya melakukan sejumlah penyesuaian yang diperlukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan semua pihak yang terlibat.Selanjutnya, anjungan JML1 dengan kapasitas produksi hingga 45 juta kaki kubik gas per hari adalah bagian dari 3 anjungan Proyek JSN (Jumelai Sisi Nubi).Ketiga anjungan Proyek JSN diharapkan akan mampu memproduksikan gas sebanyak 135 juta kaki kubik gas per hari dan menopang produksi migas dari Wilayah Kerja (WK) Mahakam sebesar 20 persen pada tahun 2024.PHM merupakan anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia yang beroperasi di WK Mahakam, wilayah rawa-rawa dan sekitarnya dari delta muara Sungai Mahakam di Kalimantan Timur. (Sof/ANTARA)