NASIONAL
Mubarok Institute Berdiri di Garda Depan, Menjadi Mitra Kritis dan Strategis bagi Pembangunan Bangsa
Jakarta, FNN — Mubarok Institute kembali menegaskan perannya dalam dinamika kebangsaan dengan menggelar Silaturahmi Nasional dalam rangka Halal Bihalal seluruh anggota. Bertempat di JS Luwansa Hotel and Convention Center, Jakarta (14/4) kegiatan berlangsung khidmat sekaligus semarak, mempertemukan tokoh nasional, tokoh agama, akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan pemerintah dalam satu forum strategis. Acara ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, melainkan juga momentum reflektif untuk memperkuat komitmen kolektif menjaga persatuan bangsa dan merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan masa depan. Dalam sambutannya sebagai keynote speaker, Mashudi Wahyu Kisworo dari BRIN menekankan bahwa kepentingan negara harus menjadi kompas utama dalam setiap kebijakan. Ia menegaskan pentingnya kedaulatan di sektor pangan, energi, dan kesehatan sebagai fondasi kemandirian bangsa. Menurutnya, meskipun impor tetap memiliki peran dalam sistem ekonomi global, negara harus memiliki kapasitas dan kedaulatan untuk menentukan arah pembangunan nasional secara mandiri. Sementara itu, Chairman Mubarok Institute, Fadhil As. Mubarok, dalam pidatonya mengajak seluruh hadirin untuk tidak terjebak dalam ritualitas semata tanpa menyentuh substansi. Ia mengingatkan kembali sejarah lahirnya tradisi Halal Bihalal pada tahun 1948, yang diprakarsai oleh ulama besar K.H. Abdul Wahab Chasbullah atas dorongan Presiden Soekarno. Tradisi ini, menurutnya, bukan sekadar simbol seremonial, melainkan strategi kultural untuk meredakan ketegangan politik dan memperkuat rekonsiliasi nasional. “Halal Bihalal merupakan bentuk pembersihan sosiologis, sebuah upaya mengurai benang kusut konflik kepentingan dan mencairkan ego sektoral. Tanpa kejernihan hati dan kelapangan dada, mustahil kita dapat membangun persatuan nasional yang kokoh,” ujar Fadhil. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Mubarok Institute hadir dengan tanggung jawab moral untuk mengawal cita-cita luhur bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Komitmen tersebut diwujudkan melalui empat pilar strategi utama. Pertama, pengawalan implementasi program Asta Cita dan penguatan kemandirian bangsa, khususnya dalam sektor pangan dan energi. Kedua, pemberdayaan kesejahteraan melalui keadilan substantif, dengan mendorong kesadaran pajak sebagai instrumen distribusi keadilan sosial. Ketiga, penegakan hukum tanpa pandang bulu sebagai fondasi kepercayaan publik dan iklim investasi yang sehat. Keempat, penguatan kepemimpinan aspiratif, responsif, komunikatif, dan adaptif yang mampu menjadi inspirator bagi gerakan nasional. Dalam konteks kepemimpinan nasional, Fadhil juga menyinggung pentingnya figur pemimpin yang konsisten antara kata dan tindakan, serta menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Kepemimpinan semacam ini dinilai menjadi kunci dalam menggerakkan transformasi bangsa menuju kemajuan yang berkelanjutan. Mengusung visi besar, Mubarok Institute tidak hanya berorientasi pada pembangunan domestik, tetapi juga bertekad mendorong Indonesia menjadi kekuatan alternatif di kancah global. Dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kearifan lokal, Indonesia diharapkan mampu tampil sebagai “Macan Asia” yang disegani dunia. Melalui Seminar Nasional bertema “Kebijakan Strategis Nasional Antara Kepentingan Negara, Perlindungan Hak Rakyat, dan Tujuan Investasi”, forum ini berupaya mencari titik temu antara kebutuhan investasi dan perlindungan terhadap hak-hak rakyat. Ditekankan bahwa investasi harus berjalan seiring dengan kepentingan nasional tanpa mengorbankan masyarakat kecil. Fadhil juga memperkenalkan landasan konseptual Mubarok Institute yang dikenal sebagai teori AVL. Teori ini menekankan sikap tidak menonjolkan diri, namun selalu berada di garis depan saat dibutuhkan. Pendekatan ini mengedepankan keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan, kemampuan membaca situasi, serta sikap rendah hati (tawadhu) setelah mencapai keberhasilan. Lebih dari itu, teori AVL juga menjadi fondasi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul, berintegritas, dan siap menjadi tokoh nasional di masa depan. Menutup sambutannya, Fadhil mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai titik balik dalam memperkuat komunikasi dan persatuan lintas elemen bangsa.“Pertemuan ini adalah rekonsiliasi ideologis dan politis. Mari kita lahirkan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan terus mengawal pembangunan yang berpihak pada rakyat,” tegasnya. Dengan semangat kebersamaan dan optimisme yang menggelora, Mubarok Institute menegaskan posisinya sebagai mitra kritis dan strategis bagi pembangunan bangsa—berdiri di garda depan untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur menuju Indonesia Emas yang cemerlang. Selamat merayakan kemenangan dalam bingkai persaudaraan Halal Bihalal. (*)
Membangun Kerajaan Fasilitas di Lumbung Gizi: Anggaran Gila-gilaan BGN
Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan setelah menggelontorkan anggaran triliunan rupiah untuk motor, laptop, hingga jasa EO. Di tengah ambisi mengatasi stunting, aroma pemborosan dan kejanggalan pengadaan justru menguar kuat. Oleh Miftah H. Yusufpati, Jurnalis Senior MediaTrustID MEDIATRUST.ID-Apa yang terjadi di Badan Gizi Nasional (BGN) belakangan ini mengundang tanya yang lebih dalam dari sekadar kesibukan rutin. Sebagai lembaga baru yang memikul beban berat Program Strategis Nasional untuk urusan isi piring rakyat, BGN justru lebih sering muncul di tajuk berita karena urusan belanja modal yang dianggap tak masuk nalar. Setelah urusan motor listrik senilai Rp3,2 triliun untuk kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) memicu polemik, kini publik disuguhi rincian belanja lain yang tak kalah mencengangkan: Event Organizer (EO) seharga Rp113 miliar, laptop dan tablet senilai Rp1,1 triliun, hingga seragam penggerak pembangunan senilai Rp68,3 miliar. Kritik pun berdatangan, menyebut BGN bukan sedang membangun gizi, melainkan sedang membangun \"kerajaan\" fasilitas. Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mencoba meredam kegaduhan ini dengan penjelasan administratif. Baginya, angka Rp113 miliar untuk EO adalah keniscayaan bagi lembaga yang baru lahir. \"Kami berada dalam fase awal pembangunan sistem. BGN belum memiliki sumber daya internal yang sepenuhnya siap menangani seluruh kebutuhan kegiatan berskala besar secara mandiri,\" ujar Dadan di Jakarta, Senin, 13 April 2026. Menurut dia, EO bukan sekadar pengatur panggung seremonial, melainkan mitra strategis untuk manajemen risiko dan komunikasi publik. Namun, bagi Center for Budget Analysis (CBA), penjelasan itu terdengar seperti apologi atas inefisiensi. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, mencium aroma \"pemburuan rente\" di balik tumpukan dokumen pengadaan tersebut. \"Ini bukan uang pribadi, melainkan uang rakyat dari pajak. Seharusnya digunakan secara hati-hati dan tepat sasaran,\" tegas Uchok. Sorotan CBA merinci ketidakwajaran harga satuan. Untuk urusan seragam saja, BGN mengalokasikan Rp68,3 miliar untuk 160.000 stel pakaian bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Yang mencengangkan adalah harga kaos yang mencapai Rp465.625 per potong—sebuah harga yang menurut Uchok tidak masuk akal untuk pengadaan massal dan berpotensi mengandung dugaan mark-up. Nomenklatur yang bergeser Keganjilan kian memuncak pada pos pengadaan perangkat teknologi. Kabar yang beredar menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pernah menolak pengajuan anggaran komputer BGN pada 2025. Namun, entah bagaimana, pengadaan itu tetap berjalan dengan nomenklatur yang bergeser menjadi \"laptop\" dan \"tablet\". CBA mencatat total anggaran untuk gawai ini mencapai lebih dari Rp1 triliun. Ada laptop yang dibanderol Rp17 juta per unit untuk puluhan ribu orang, hingga laptop \"kantor pusat\" yang mencapai Rp27 juta per unit. \"Kalau memang sudah ditolak, kenapa tetap ada pengadaan? Ini patut diduga ada permainan nomenklatur,\" kata Uchok. Ia menambahkan bahwa kejanggalan ini berpotensi menimbulkan kerugian negara yang fantastis. Tak berhenti di perangkat digital, urusan logistik motor listrik pun tak luput dari bidikan. BGN menganggarkan Rp528,9 miliar hanya untuk jasa pengiriman 65.067 unit motor ke seluruh pelosok Indonesia. Dalam praktik umum, biaya pengiriman kendaraan biasanya sudah termasuk dalam harga beli atau menjadi tanggung jawab diler sebagai penyedia. Namun, BGN justru membuat pos anggaran terpisah yang nilainya setengah triliun rupiah lebih. Dadan Hindayana berkali-kali menekankan bahwa setiap pengeluaran telah melalui mekanisme peraturan perundang-undangan dan mendukung tata kelola keuangan yang tertib melalui pelibatan pihak ketiga agar mudah diaudit. \"Hal ini justru memudahkan proses pengawasan dan akuntabilitas,\" kilahnya. Pasifnya Kejagung dan KPK Meski demikian, publik dan lembaga swadaya masyarakat tetap menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum. Hingga pertengahan April 2026, Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terkesan pasif merespons temuan-temuan CBA ini. Padahal, jika indikasi mark-up dan penyalahgunaan wewenang ini benar adanya, BGN terancam melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Kini, bola panas berada di tangan otoritas pengawas. Di satu sisi, pemerintah ingin program gizi segera berjalan demi masa depan generasi. Di sisi lain, integritas lembaga baru ini sedang dipertaruhkan. Jangan sampai anggaran yang seharusnya menjadi protein bagi anak-anak bangsa, justru menguap menjadi \"lemak\" birokrasi yang membebani negara.
Mubarok Institute Gandeng Institusi Negara, BUMN, Swasta dan Perguruan Tinggi Dukung Kebijakan Strategis Nasional
JAKARTA, LIRANEWS.COM – Mubarok Institute menunjukkan taringnya sebagai lembaga pemikir (think tank) yang inklusif dan kolaboratif melalui perhelatan Seminar Nasional yang akan digelar di JS Luwansa Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/04/2026). Acara bertajuk \"Kebijakan Strategis Nasional Antara Kepentingan Negara, Perlindungan Hak Rakyat dan Tujuan Investasi\" ini secara tegas memperlihatkan kekuatan kemitraan strategis Mubarok Institute dengan berbagai pilar penting bangsa. Demikian ungkap keterangan pers ketika berita ini diturunkan, Sabtu (11/4/) di Jakarta. Penyelenggaraan acara Seminar Nasional ini tampak menonjolkan sinergi akademis yang kuat, di mana Mubarok Institute menggandeng sejumlah perguruan tinggi papan atas, di antaranya President University, IPB University, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN SAIZU dan UNSOED Purwokerto. Keterlibatan institusi pendidikan ini menjadi bukti bahwa Mubarok Institute mengedepankan pendekatan ilmiah dan riset dalam membedah setiap kebijakan strategis nasional. Chairman Mubarok Institute, Fadhil As. Mubarok, bersama Sekretaris Jenderal Mubarok Institute, Herry Purnomo, dalam rilisnya menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama mewujudkan kedaulatan bangsa. “Mubarok Institute tidak berjalan sendiri. Kami hadir sebagai jembatan bagi akademisi, birokrasi dan pelaku usaha. Kemitraan kami dengan kampus-kampus hebat seperti IPB dan UIN merupakan bentuk komitmen untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi persoalan rakyat,” tegas Gus Fadhil sapaan akrab Fadhil As. Mubarok yang juga sebagai Dosen Pengampu Mata Kuliah Aspek Hukum Bisnis dan Mata Kuliah Etika Bisnis Islam di FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Tanri Abeng University ini. Selain sektor akademis, daftar kemitraan (partnership) yang ditergabung dalam acara tersebut mencakup lembaga-lembaga negara dan kementerian strategis seperti Danantara Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, juga Kementerian Transmigrasi, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sektor korporasi, baik BUMN maupun swasta, juga memberikan dukungan penuh dalam kemitraan ini. Nama-nama besar seperti Pelindo, PLN, ID FOOD, Indofood, Japfa, Saratoga, Niraku, hingga Jababeka & Co. hadir sebagai mitra strategis. Sinergi ini mencerminkan inklusivitas Mubarok Institute dalam menyatukan tujuan investasi dengan perlindungan hak rakyat. Sementara itu Sekretaris Jenderal Mubarok Institute, Herry Purnomo, memaparkan bahwa sinergi masif ini bertujuan untuk mengawal empat pilar strategi Mubarok Institute meliputi: 1. Akselerasi Asta Cita: Memastikan swasembada pangan dan energi benar-benar dirasakan oleh rakyat melalui dukungan riset dari BRIN dan IPB, serta distribusi dari jejaring BUMN pangan. 2. Kesejahteraan Substantif: Mengkontekstualisasikan peran pembayaran pajak aktif sebagai mesin penghapusan kemiskinan, sebuah narasi yang didukung kuat oleh pemikiran para akademisi. 3. Supremasi Hukum: Mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bersih dan patriotik, di mana hukum ditegakkan secara adil tanpa pandang bulu sebagai landasan kepercayaan investasi. 4. Kepemimpinan Inspirator: Meneladani karakter Sabdo Pandhito Ratu Presiden Prabowo, pemimpin yang selaras antara kata dan perbuatan, untuk membawa Indonesia bertransformasi menjadi kekuatan alternatif di kancah global. \"Visi kita adalah melihat Indonesia bertransformasi menjadi \'Macan Asia\' yang disegani dunia. Kekuatan itu harus berakar pada nilai ketuhanan, kemanusiaan dan kearifan lokal Nusantara,” kata Herry Investasi memang sangat diperlukan untuk pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi investasi tidak boleh mengorbankan hak-hak rakyat kecil. Kepentingan negara harus tegak, namun tetap dalam koridor perlindungan terhadap hak rakyat Indonesia. “Melalui seminar ini, kita mencari titik temu agar investasi yang masuk tetap berdiri tegak dalam koridor negara memberikan perlindungan hak rakyat Indonesia,\" pungkas Gus Fadhil, alumnus Pondok Pesantren di Jombang yang juga dikenal memiliki jejaring luas di kalangan para ulama di Indonesia. Acara ini akan ditutup dengan sesi Halal Bihalal, menciptakan ruang dialog hangat antara pejabat negara, pimpinan perusahaan dan para pakar dari perguruan tinggi untuk merajut konsensus nasional demi Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera.(*)
Astra Buka 17th SATU Indonesia Awards 2026, Cari Anak Muda Pembawa Perubahan
Jakarta, FNN | Astra International kembali menggelar Semangat Astra Terpadu untuk (SATU) Indonesia Awards 2026 dengan membawa pendekatan yang lebih kolaboratif. Pada penyelenggaraan ke-17 ini, Astra tidak hanya berfokus menjaring generasi muda inspiratif, tetapi juga memperluas dampak dari setiap inisiatif sosial yang lahir. Program tersebut resmi dimulai melalui kegiatan kick-off yang digelar pada Rabu (1/4/2026). Agenda ini menjadi penanda dimulainya proses seleksi peserta sekaligus pengenalan tema tahun ini, yakni “Terhubung dalam Aksi”. Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, mengatakan tema tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi dalam mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan. “Melalui tema tersebut, Astra ingin menyampaikan bahwa kepedulian generasi muda perlu diwujudkan dalam kolaborasi dan aksi nyata agar dapat memberikan dampak yang lebih luas. Kami mendorong setiap inisiatif tidak berhenti sebagai ide, tetapi terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan, termasuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Karena pada akhirnya, perubahan yang berkelanjutan lahir dari aksi yang saling terhubung dan diperkuat bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Boy. Pada tahun ini, Astra juga memperkuat integrasi dua program sosial utamanya, yakni SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra. Langkah ini diharapkan mampu memperbesar kontribusi sosial, khususnya dalam pengembangan masyarakat di berbagai daerah. Sejak pertama kali digelar pada 2010, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 anak muda inspiratif yang bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Sementara itu, program Desa Sejahtera Astra telah menjangkau 1.533 desa di 35 provinsi. Melalui integrasi tersebut, para penerima penghargaan diharapkan dapat berperan sebagai penggerak lokal (local champions) dalam mendukung pengembangan desa binaan Astra, sehingga dampak program menjadi lebih luas dan berkelanjutan. Selain kick-off, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi AstraTalks yang menghadirkan sejumlah tokoh, di antaranya Prof. Nila Moeloek, Rizki Dwi Rahmawan, dan Yudha Prasetya. Diskusi ini bertujuan mendorong partisipasi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembangunan sosial. Antusiasme terhadap program ini juga terus meningkat. Hingga 2025, jumlah pendaftar tercatat mencapai 17.708 peserta. Dalam proses penjaringan, Astra bekerja sama dengan sejumlah mitra media dan komunitas, seperti Tempo, Antara, Kumparan, IDN Times, dan Young On Top. Adapun dewan juri SATU Indonesia Awards 2026 berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pegiat sosial. Di antaranya Prof. Nila Moeloek, Prof. Fasli Jalal, Tri Mumpuni, Onno W. Purbo, Arif Zulkifli, Dian Sastrowardoyo, Billy Boen, Raline Shah, Diah Suran Febrianti, dan Windy Riswantyo. Program ini terbuka bagi individu maupun kelompok dengan batas usia maksimal 35 tahun. Peserta diwajibkan mengajukan program yang orisinal, telah berjalan minimal satu tahun, serta memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Penerima apresiasi nantinya akan memperoleh dana pembinaan sebesar Rp65 juta serta pendampingan (mentoring) dari Astra. Program yang terpilih juga akan diintegrasikan dengan Desa Sejahtera Astra guna memperluas dampak sosialnya. Melalui SATU Indonesia Awards, Astra menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menciptakan perubahan sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia. (*)
Simposium Ramadhan Mubarok Institute Bahas Geostrategi dan Integritas Bangsa
Jakarta, Liranews.com l Mubarok Institute menggelar diskusi interaktif dan simposium Ramadhan bertajuk “Menyikapi Dinamika Politik Global dalam Perspektif Geostrategi dan Geopolitik Indonesia, ” pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Resto Batik Kuring SCBD, Jakarta. Hadir puluhan tokoh nasional seperti Dewan Pengarah BRIN, Marsudi Wahyu Kisworo, Komisaris PT MRT Jakarta Leles Sudarmanto, para pebisnis dan pelaku usaha di Jakarta. Forum ini membahas posisi strategis Indonesia di tengah dinamika geopolitik global sekaligus menekankan pentingnya integritas moral dalam kepemimpinan nasional. Vice President Mubarok Institute, Sulkhan Chakim, menegaskan lembaganya berkomitmen menjadi mitra strategis perguruan tinggi di Indonesia serta memfasilitasi sinergi antara kampus, pemerintah, dan sektor swasta. Ia juga menilai forum Ramadhan menjadi momentum refleksi bagi peran Indonesia dalam menjaga stabilitas politik global. Lebih jauh Sulkhan menyatakan bahwa Indonesia berada pada fase penting diplomasi global sehingga paradigma politik luar negeri Bebas Aktif perlu diimplementasikan secara lebih substantif untuk melindungi kepentingan nasional. Simposium tersebut juga menekankan tiga agenda strategis, yakni redefinisi geopolitik nasional, penguatan integrasi infrastruktur dan ekonomi, serta kemandirian pangan dan energi untuk menghadapi krisis global. Menurut Sulkhan, saat ini Indonesia berpotensi menjadi kekuatan alternatif di panggung internasional, dengan syarat memperkuat integritas kepemimpinan dan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Melalui forum ini, Mubarok Institute berharap lahir rekomendasi strategis bagi pemerintah guna menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Kepada kampus kampus di seluruh Indonesia, Sulkhan berharap secara proaktif memberikan masukan kepada Presiden Prabowo dalam merespons situasi terkini keadaan bangsa kita (*)
Mubarok Institute Menakar Kedaulatan Bangsa dalam Simposium Ramadhan, Antara Spiritualitas dan Geopolitik
JAKARTA, FNN – Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadhan, Mubarok Institute menggelar diskusi interaktif dan simposium (14/3) bertajuk \"Menyikapi Dinamika Politik Global dalam Perspektif Geostrategi dan Geopolitik Indonesia.\" Forum ini tidak sekadar menjadi ajang bedah kebijakan, namun juga refleksi mendalam mengenai hakikat pengabdian manusia sebagai insan di tengah pusaran kekuasaan dunia. Sinergi Geopolitik dan Moralitas, Mubarok Institute Bedah Posisi Strategis Indonesia di Kancah Global Rangkaian simposium Ramadhan, Mubarok Institute membawa diskusi interaktif ke level yang lebih strategis dalam membedah tema tersebut. Simposium ini menegaskan bahwa kedaulatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari kekuatan militer, tetapi dari ketahanan integritas dan etika para pemimpinnya. Dalam sesi geostrategi, diskusi menyoroti posisi Indonesia yang berada di titik silang kepentingan kekuatan besar dunia. Mubarok Institute memandang bahwa di tengah ketegangan geopolitik global, Indonesia harus memerankan politik Bebas Aktif yang transformatif. \"Indonesia memiliki potensi untuk menjadi kekuatan alternatif di panggung dunia, prasyarat utamanya adalah bangsa kita ini harus \'sehat\' secara mental dan bersih dari penyakit korupsi sistemik,\" ujar Herry Purnomo Sekretaris Jenderal Mubarok Institute dalam simposium Sabtu siang ini. Lebih lanjut, Fadhil As. Mubarok Chairman Mubarok Institute mengatakan, “Penegakan hukum yang kuat tanpa pandang bulu disebut sebagai manifestasi nyata dari bangsa yang berdaulat secara hakiki”. Filosofi Pulang Lebaran dan Integritas Pemimpin Simposium ini ditekankan menjadi sebuah refleksi filosofis mengenai \"Hakikat Pulang\". Ramadhan menjadi momentum untuk menyadari bahwa setiap individu, termasuk para pemangku kebijakan pada akhirnya akan pulang menghadap Sang Pencipta (Rahmatullah). Dalam narasi yang disampaikan, ditekankan bahwa ketakutan akan kematian seringkali bersumber dari keterikatan duniawi (Hubbud Dunya) yang berlebihan dan minimnya bekal amal. \"Jika dunia hanya dianggap sebagai terminal, maka kepulangan menuju Allah akan terasa ringan. Namun, bagi mereka yang rakus dan menumpuk harta melalui jalan yang tidak benar, kepulangan menjadi hal yang menakutkan,\" ungkap Gus Fadhil panggilan akrab Chairman Mubarok Institute ini dalam sambutan pembuka diskusi tersebut. Antara Lebah dan Lalat sebagai Manifestasi Etika Bernegara Simposium ini menyoroti perbedaan tajam antara perilaku \'Lebah\' yang membangun peradaban dengan kemanfaatan, dibandingkan perilaku \'Lalat\' yang melambangkan pribadi gemar mencari kesalahan dan menyebarkan penyakit sistemik bernama korupsi. Fadhil mengatakan, “Mubarok Institute secara tegas menggarisbawahi bahwa korupsi dan praktik mafia adalah bentuk nyata Akhlaq Madzmumah atau budi pekerti tercela”. Belajar dari ketegasan Rasulullah SAW terhadap kasus wanita cantik dari Bani Makhzum yang mencuri. Bani Makhzum yaitu suku Arab yang dihormati karena mayoritas mereka saudagar sukses, forum ini menyerukan bahwa hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. “Integritas bangsa dipertaruhkan pada kemampuan negara menegakkan hukum tanpa pandang bulu, demi menghindari kehancuran peradaban”, demikian kata Gus Fadhil panggilan akrab Fadhil As. Mubarok dengan lantang. Strategi Ya Robbi dan Ya Lobby Sebagai solusi praktis-strategis, Mubarok Institute memperkenalkan formula Ya Robbi dan Ya Lobby, bahwa Ya Robbi (Dimensi Vertikal) yang jelas menempatkan niat tulus dan spiritualitas sebagai fondasi perjuangan. Sedangkan Ya Lobby (Dimensi Horizontal) melakukan diplomasi cerdas dan penguatan jejaring bersih untuk melawan dominasi oligarki serta oknum politisi kotor. Sinergi inilah yang diharapkan mampu mengawal aspirasi luhur bangsa Indonesia yang bersih dari praktik-praktik menyimpang yang berujung pada jeruji besi, sebagaimana kasus OTT yang menimpa sejumlah kepala daerah akhir-akhir ini. Indonesia di Panggung Dunia Dalam perspektif geostrategis, simposium ini membedah bagaimana Indonesia harus memposisikan diri di tengah dinamika global yang kian kompleks. Dengan memadukan ikhtiar profesional (Lobby) dan kepasrahan spiritual (Robbi), Indonesia diharapkan mampu menjadi kekuatan alternatif yang berdaulat, beradab dan disegani di panggung internasional. \"Kesuksesan bernegara tidak boleh dipisahkan dari kesadaran bahwa kita semua akan pulang. Kepemimpinan yang autentik adalah kepemimpinan yang menyadari tanggung jawabnya di hadapan sejarah dan di hadapan Tuhan,\" pungkas Gus Fadhil dalam simposium tersebut. Melawan Oligarki Mubarok Institute menawarkan solusi \"Sinergi Jaringan\" Salah satu poin krusial yang dibahas adalah bagaimana menghadapi tantangan domestik yang menghambat gerak geopolitik Indonesia, seperti dominasi pengusaha hitam dan politik uang. Membangun jejaring profesional yang bersih untuk mengomunikasikan aspirasi luhur bangsa dan mengimbangi pengaruh oligarki yang destruktif. Memastikan bahwa setiap langkah diplomasi dan kebijakan negara memiliki landasan moral yang kuat, dengan kesadaran bahwa kekuasaan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan saat pulang “meninggal dunia” nanti. Pesan Tegas Hukum Bukan Komoditas Mengingat kembali kisah Bani Makhzum, simposium ini memberikan peringatan keras kepada para pemangku kebijakan. Diskusi ini mengingatkan bahwa kehancuran sebuah peradaban dimulai ketika hukum menjadi tumpul ke atas. Pesan ini menjadi sangat relevan di tengah dinamika politik nasional, di mana Mubarok Institute mendorong agar Indonesia meneladani prinsip keadilan absolut. \"Jangan sampai kita mengejar keinginan sesaat yang berujung pada kehinaan seperti kasus-kasus OTT yang memalukan. Kita mencari keberkahan dalam bernegara, bukan sekadar kemenangan politik,\" tegas Fadhil dalam diskusi tersebut. Sementara Prof. Sulkhan Chakim, Wakil Rektor UIN SAIZU Purwokerto menegaskan bahwa Mubarok Institute berkewajiban memberikan masukan positif kepada pemerintah atas perkembangan politik global yang terjadi saat ini. Momen Buka Puasa Bersama seperti ini sangat baik untuk merenungkan kembali peran bangsa Indonesia bagi stabilitas politik Indonesia di dunia internasional. Ramadhan sebagai Kompas Kebijakan Simposium diakhiri dengan kesimpulan bahwa perspektif geopolitik Indonesia tidak boleh dilepaskan dari nilai-nilai spiritualitas Al-Qur\'an. Menjadi manusia (Insan) yang beradab dan berintegritas adalah modal utama bagi Indonesia untuk mengaung di Asia dan dunia.Dengan memadukan ikhtiar profesional dan kepasrahan spiritual, Mubarok Institute mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal visi Indonesia yang bersih, jujur dan pro-rakyat demi mewujudkan harapan baru Indonesia yang sejahtera. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan segar yang tidak hanya tajam secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih terang benderang.(*)
Astra Siaga Lebaran 2026 Hadir di Jalur Strategis Mudik, Siagakan Ribuan Teknisi dan Layanan Terpadu
Jakarta | FNN - Astra kembali menghadirkan program Astra Siaga Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran perjalanan mudik masyarakat. Program yang telah berjalan lebih dari 15 tahun ini menghadirkan berbagai layanan terpadu di jalur strategis mudik nasional, mulai dari bengkel siaga, pos istirahat pemudik, hingga layanan bantuan darurat bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Kick Off Astra Siaga Lebaran 2026 digelar pada Jumat (13/3) dan dihadiri oleh Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, jajaran Direksi Astra, serta para eksekutif Grup Astra yang terlibat dalam pelaksanaan program ini. Direktur Astra Thomas Junaidi Alim Wijaya mengatakan bahwa Astra Siaga Lebaran merupakan bentuk kontribusi Astra dalam mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat. “Astra melalui Astra Siaga Lebaran terus berupaya memberikan dukungan bagi pelanggan yang melakukan perjalanan mudik. Melalui berbagai layanan yang disiagakan di jalur-jalur utama, kami berharap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tenang,” ujar Thomas. Dalam pelaksanaan tahun ini, sebanyak 600 teknisi mobil dan 1.092 teknisi sepeda motor Honda akan disiagakan di berbagai titik strategis jalur mudik nasional sebagai berikut: Layanan Terpadu Kendaraan Roda EmpatPeriode layanan kendaraan roda empat berlangsung pada 17–24 Maret 2026, meliputi:- 132 Bengkel Siaga- 14 Pos Siaga- 61 Armada Garda Siaga 24 Jam- 66 Armada Emergency Roadside Assistance AstraWorld- 3 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Layanan Terpadu Kendaraan Roda DuaPeriode layanan kendaraan roda dua berlangsung pada 19–28 Maret 2026, meliputi:- 12 Titik Posko Mudik Honda- 13 Titik AHASS Siaga Plus- 150 Titik AHASS Siaga- 240 Armada Honda Care Fasilitas Pos Siaga AstraDalam program tahun ini, Pos Siaga Astra menghadirkan layanan yang lebih lengkap dan nyaman bagi para pemudik.Untuk kendaraan roda empat:- Servis ringan dan konsultasi teknis kendaraan- Gratis makanan ringan dan minuman- Fasilitas WiFi gratis- Cek kesehatan gratis- Ruang istirahat yang lebih luas dan nyaman- Fasilitas Garda Health Tech persembahan dari Asuransi Astra Untuk kendaraan roda dua:- Gratis servis ringan dan konsultasi sepeda motor- Diskon pembelian suku cadang, aksesoris, dan apparel motor- Fasilitas ruang ibadah bagi pemudik Titik Pos Astra Siaga Lebaran 2026Pos Siaga Astra tersebar di berbagai jalur utama mudik, yaitu:- Palembang: Pondok Pindang Bu Ijah Jl. Sriwijaya No 16 Karya Jaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan.- Lampung: Rest Area 49 A Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan Rest area tol Bakauheni – Kayu Agung KM 163A.- Banten: Tol Jakarta Merak rest area KM 68 B.- Cikampek: Tol Cikampek rest area KM 57 A & KM 62 B.- Cipali: Rest area tol Cipali KM 166 A.- Salatiga A: Rest area tol Semarang – Solo KM 456 A.- Salatiga B: Rest area tol Semarang – Solo KM 456 B.- Situbondo: SPBU Kendit, Krojan Timur, Kabupaten Situbondo.- Tabanan: Beach Restaurant & Rest Area Jl. Raya Denpasar - Gilimanuk, Kabupaten Tabanan,Bali. Sinergi dengan Desa Sejahtera Astra Sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan kepada masyarakat, Astra juga mengajak para pemudik untuk mengunjungi Desa Sejahtera Astra yang lokasinya sejalan dengan sejumlah titik Pos Siaga Astra. Program Desa Sejahtera Astra merupakan inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang mencakup kluster pertanian, perikanan, wisata kriya budaya. Kehadiran Desa Sejahtera Astra di jalur mudik tidak hanya memberikan alternatif destinasi singgah yang nyaman dan edukatif bagi pemudik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Melalui sinergi ini, Astra menghadirkan nilai tambah perjalanan mudik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga bermakna. Kolaborasi Grup Astra Dukung Layanan Mudik Terintegrasi Semua fasilitas Astra Siaga Lebaran 2026 yang diberikan bagi para pemudik merupakan hasil kolaborasi dan sinergi dari berbagai perusahaan Grup Astra, yaitu Astra Daihatsu, Astra Isuzu, Auto2000, BMW Astra, Astra Motor, Astra Honda Motor, Astra UD Trucks, Lexus Sales Operation, FIF Group, OLXMobbi, Garda Oto, Astra Credit Companies, Toyota Astra Financial Services, Bank Saqu, Astralife, AstraPay, AstraOtopower, Astra Infra, Halodoc, Heartology dan AstraWorld. Selain Pos Siaga dan Bengkel Siaga, terdapat berbagai fasilitas lain yang disediakan oleh Grup Astra yaitu: 1. Bale Santai Honda PT Astra Honda Motor (AHM) bersama dengan main dealer Honda, turut menyediakan Bale Santai Honda yang terdiri dari Posko Mudik Honda, AHASS Siaga+ dan AHASS Siaga. Fasilitas ini memberikan tempat beristirahat bagi pemudik, khususnya para pengguna sepeda motor pada tanggal 19-28 Maret 2026. Posko Mudik HondaPosko Mudik Honda akan buka selama 24 jam dan akan menyediakan fasilitas meliputi tempat untuk istirahat, kursi pijat elektrik, snack dan minuman gratis, musholla, pengecekan kesehatan, safety check sepeda motor secara gratis, diskon suku cadang, aksesoris dan apparel, serta fasilitas lainnya. Selain itu terdapat pula Layanan Honda CARE (Customer Assistance & Road Emergency) di setiap titik Posko Mudik Honda. Berikut informasi titik lokasi Posko Mudik Honda: - Lampung Selatan: SPBU Pertamina Batu Puru Bumi Sari Natar, Jl. Lintas Sumatera No.25, Bumisari, Kec. Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung- Tangerang: Jl. Masjid Nurul Ilmi Cibadak, Kec. Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten- Indramayu: UPPKB Losarang, Jl. Raya Losarang No.KM 76, Muntur, Kec. Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat - Cirebon: UPTD. Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Cirebon, Gg. Pelita, Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat- Cianjur: Masjid Al Jabbar Cipeuyeum, Jl. Raya Cipeuyeum No. 498 Cipeuyeum, Kec. Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat- Tegal: Area Parkir Ponpes Al-Quran Zaenuddin Jl. Raya Maribaya KM.9, Pengasinan, Maribaya, Kec. Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. - Semarang: Rumah Makan Menara Mbak War, Jl. Fatmawati No.92B, Kec. Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. - Jatilawang: Hotel Karanganyar Indah, Jl. Raya Kepunden, Karanganyar, Kec. Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. - Pekuncen: Halaman Parkir RM. Padang ASLI Minangkabau, Desa Karangkemiri, Kec. Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. - Jombang: SPBU Pertamina 54.614.17, Jl. Raya Bandar Kedung, Gondang Manis, Kec. Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.- Malang: SPBU Pertamina 54.651.54, Jl. Raya Karangpandan, Gambiran, Karangpandan, Kec. Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur- Situbondo: SPBU Utama Raya 54.683.10, Krajan, Banyuglugur, Situbondo Regency, Jawa Timur. AHASS Siaga+ dan AHASS SiagaAHM bersama jaringan main dealer menyiapkan bengkel resmi khusus untuk melayani perawatan sepeda motor Honda selama masa libur Lebaran 2026. AHASS Siaga+ dan AHASS Siaga beroperasi dari pukul 07.30 hingga pukul 17.00 WIB. AHASS Siaga+ tersedia di 13 lokasi dari Lampung hingga Bali, dengan detail lokasinya yaitu di Kalianda (Lampung), Serang, Tangerang, Tangerang Selatan, Subang, Tasikmalaya, Pemalang, Sragen, Majenang, Gombong, Jember, Lamongan, dan Negara (Bali). Sementara itu, AHASS Siaga dihadirkan di 150 lokasi di seluruh Indonesia. 2. Asuransi Kesehatan Rawat Jalan Garda Healthtech, Persembahan dari Asuransi Astra Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pemudik selama perjalanan, Asuransi Astra menghadirkan hadiah spesial berupa polis Garda Healthtech dalam program Astra Siaga Lebaran. Garda Healthtech merupakan asuransi kesehatan rawat jalan perorangan dari Asuransi Astra yang menyediakan layanan telekonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc. Manfaat yang diberikan meliputi konsultasi kesehatan online, pembelian obat, hingga santunan meninggal dunia atau cacat akibat kecelakaan senilai Rp25.000.000*).Program ini berlaku selama periode Astra Siaga Lebaran pada 17 hingga 24 Maret 2026. Pemudik yang mengunjungi Pos Siaga Astra dapat mengaktifkan polis dengan mengisi formulir melalui tautan berikut: bit.ly/AktivasiAstraSiagaLebaran_2026E-polis akan dikirimkan secara otomatis ke email peserta maksimal empat hari setelah formulir diisi. Perlindungan Garda Healthtech berlaku selama satu tahun sejak polis diterima melalui email terdaftar. Bersama Asuransi Astra, perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman. 3. OLXMobbi Menyambut mudik Lebaran 2026, OLXmobbi menawarkan Promo Beruntung berupa bonus saldo digital hingga Rp1,5 juta* untuk setiap pembelian unit di store OLXmobbi terdekat. Selain itu, untuk menemani perjalanan pelanggan, OLXmobbi juga mengadakan photo competition #MudikBarengOLXmobbi berhadiah saldo digital AstraPay dengan total Rp2,5 juta* untuk foto terbaik yang memotret kebersamaan dengan keluarga dan saudara selama perjalanan.Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi olxmobbi.co.id, syarat dan Ketentuan berlaku. 4. ASTRA Infra Momen mudik lebaran tidak semata tentang tujuan, tetapi juga tentang menikmati perjalanan. Menyambut periode Lebaran 1447 H, ASTRA Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik dan menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman, agar setiap momen kebersamaan dapat dirasakan dari perjalanan dimulai hingga tiba di kampung halaman. Berbagai persiapan telah dilakukan ASTRA Infra dalam menyambut 6,8 juta kendaraan yang diprediksi akan melalui ruas tol ASTRA infra selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Angka ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume lalu lintas kendaraan pada periode yang sama di tahun 2025. Berbagai langkah dan upaya kesiapan telah dilakukan, antara lain kesiapan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana, kesiapan petugas, rest area, serta koordinasi dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan juga kepadatan di lokasi tertentu. Selain menyelesaikan penambahan lajur ketiga di sebagian ruas tol Tangerang-Merak dan Cikopo-Palimanan sejak tahun lalu, ASTRA Infra juga mempersiapkan infrastruktur jalan dengan melakukan pemeliharaan perkerasan jalan yang akan selesai pada maksimal H-10 lebaran. Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem, ASTRA Infra melakukan pembersihan drainase secara rutin untuk mencegah terjadinya banjir, penguatan beberapa titik lereng sebagai pencegahan tanah longsor, pemasangan moveable concrete barrier (MCB) dan geobag untuk mencegah meluapnya air ke badan jalan, serta penyiapan pompa di titik-titik rawan banjir. Selain itu, juga dipastikan perambuan dalam kondisi baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Dari sisi penyiapan rest area, ASTRA Infra memastikan ketersediaan SPBU, SPKLU, toilet, mushola, area parkir, serta beragam pilihan kuliner. Selanjutnya, ASTRA Infra juga menyiagakan lebih dari 800 petugas yang dilengkapi lebih dari 90 kendaraan operasional jalan tol yang terdiri dari armada patroli, derek, rescue, hingga ambulance. Tidak hanya itu, dalam memastikan keamanan dan kelancaran berkendara pengguna jalan tol, ASTRA Infra telah menyiapkan lebih dari 500 unit CCTV terintegrasi yang didukung oleh 7 unit traffic counter, dan layanan sentra komunikasi 24 jam. Untuk mengantisipasi kepadatan, ASTRA Infra melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam penerapan rekayasa lalu lintas, antara lain penerapan one way dan contra flow. 5. Layanan Darurat Untuk mempermudah pemudik yang membutuhkan bantuan darurat di jalan atau memperoleh informasi mengenai kegiatan Astra Siaga Lebaran 2026, Astra juga menyediakan nomor contact center yang beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu melalui Call AstraWorld 1500-898, Call Garda Akses 1500-112, atau Honda Customer Care Center 1500-989. Selain itu, pemudik dapat memanfaatkan layanan melalui WhatsApp AstraWorld Roadside Assistance (ARA) di 0895-38-1500-898 untuk mendapatkan bantuan layanan emergency dari AstraWorld atau dapat menghubungi 0895-0-1500-112 untuk meminta bantuan layanan darurat siaga dari Asuransi Astra. Semua ini merupakan persembahan Astra kepada pelanggan, sehingga perjalanan mudik tetap terasa tenang di jalan. 6. Kampanye Keselamatan Berlalu-Lintas bagi Pemudik Sebagai bagian dari kampanye “Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas\", Astra mengajak pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan cara memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima. Pos Siaga Astra menyediakan tempat istirahat dan pemeriksaan kesehatan gratis di beberapa titik, bekerja sama dengan RS Hermina Grup. Layanan ini mencakup pengecekan tekanan darah, saturasi oksigen, serta obat ringan jika diperlukan. Pemeriksaan tersedia pada 17-24 Maret 2026 (Pukul 04.00-12.00 WIB dan 12.00-20.00 WIB). Layanan kesehatan 24 jam tersedia di Rest area tol Semarang-Solo KM 456 A pada tanggal 17-20 Maret 2026, sementara di Rest area tol Semarang-Solo KM 456 B pada tanggal 22-24 Maret 2026. (*).
Mubarok Institute: Indonesia Harus Menjadi Determinan, Bukan Sekadar Penonton Politik Global
JAKARTA, FNN – Menjelang simposium strategis yang dijadwalkan berlangsung di kawasan SCBD, Jakarta, Chairman Mubarok Institute, Fadhil As. Mubarok, menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait posisi geostrategi Indonesia. Dalam siaran persnya pada Rabu (11/3), ia menekankan bahwa Indonesia kini berada pada titik krusial diplomasi modern yang menuntut peran sebagai “determinan kebijakan” di panggung dunia. Menurut Fadhil, pergeseran kekuatan global menuju pola multipolaritas saat ini dibarengi dengan turbulensi geopolitik yang semakin kompleks. Oleh karena itu, paradigma politik luar negeri Bebas Aktif harus diredefinisi secara lebih berani dan progresif. “Politik Bebas Aktif tidak boleh sekadar menjadi jargon netralitas. Ia harus diimplementasikan secara substantif sebagai instrumen untuk mengamankan kepentingan nasional di tengah volatilitas global,” ujar sosok yang akrab disapa Gus Fadhil tersebut. Tiga Pilar Ketahanan Nasional Mubarok Institute menggarisbawahi tiga paradigma strategis yang menjadi kunci kedaulatan Indonesia ke depan, yaitu: Pertama, Redefinisi Geopolitik. Merespons dinamika kawasan Timur Tengah dan persaingan hegemoni di kawasan Pasifik dengan merekonstruksi paradigma geostrategi nasional guna mencapai kedaulatan yang lebih substantif. Kedua, Integrasi Infrastruktur dan Ekonomi. Memandang kedaulatan fisik dan stabilitas sektor keuangan sebagai conditio sine qua non atau syarat mutlak bagi terciptanya ketahanan nasional yang holistik. Ketiga, Mitigasi Krisis Global. Mendorong kebijakan kemandirian (self-sufficiency) di sektor pangan dan energi untuk menghadapi gangguan rantai pasok global (supply chain disruption), selaras dengan visi Asta Cita. Momentum Rekonsiliasi Intelektual Pernyataan ini disampaikan sebagai pengantar menuju diskusi strategis yang akan dihadiri sejumlah tokoh nasional di Resto Batik Kuring, Jakarta, pada Sabtu, 14 Maret 2026 mendatang. Fadhil menegaskan bahwa pertemuan tersebut dirancang sebagai wadah brainstorming nasional untuk merumuskan pemikiran kolektif yang jujur, bersih, dan berpihak kepada rakyat. Senada dengan Fadhil, Sekretaris Jenderal Mubarok Institute, Herry Purnomo, menegaskan bahwa Indonesia harus mampu memainkan peran strategis di tengah dinamika global. “Indonesia harus tetap tegak sebagai kekuatan alternatif yang disegani. Kita harus mampu memerankan politik perdamaian dunia tanpa mengorbankan kesejahteraan rakyat sendiri,” ungkapnya. Pertemuan tersebut diharapkan mampu melahirkan rekomendasi taktis bagi pemerintah dalam menjaga stabilitas domestik agar tidak terkooptasi oleh kepentingan transnasional yang merugikan negara. (*)
Astra Perkuat Pendidikan Vokasi di Kupang: dari Takari, Inovasi Pembelajaran dan Bengkel Mandiri Tumbuh dari Kolaborasi Guru dan Siswa
KUPANG, FNN | Di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, sekolah menengah kejuruan menjadi harapan bagi banyak keluarga agar anak-anak mereka dapat segera bekerja setelah lulus. Namun, di balik semangat tersebut, pendidikan vokasi di wilayah pedesaan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas praktik, akses pembelajaran, serta kebutuhan penguatan kapasitas guru agar metode pengajaran semakin selaras dengan kebutuhan industri. Kondisi ini berdampak pada kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja maupun merintis usaha secara mandiri. SMK Negeri 1 Takari merupakan salah satu rujukan pendidikan vokasi di wilayah tersebut. Sekolah ini melayani siswa dari sejumlah desa sekitar seperti Desa Oesusu, Desa Benu, Desa Takari, serta desa-desa lain di kawasan pedalaman Kabupaten Kupang. Sebagian besar siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari demi memperoleh pendidikan kejuruan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, Astra melalui Yayasan Astra secara bertahap melakukan pendampingan pendidikan vokasi yang berfokus pada penguatan kapasitas guru, pengembangan pembelajaran berbasis praktik, serta peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan kewirausahaan. Program ini dijalankan oleh Yayasan Astra–Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim sebagai bentuk komitmen dalam memperluas akses pendidikan vokasi yang berkualitas di berbagai wilayah Indonesia. “Bagi kami, pendidikan vokasi bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi tentang membangun kepercayaan diri dan kemandirian generasi muda. Melalui Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, kami ingin memastikan para guru semakin kuat dalam mendampingi siswa, dan para siswa memiliki bekal nyata untuk bekerja maupun berwirausaha. Dari wilayah seperti Takari, kami percaya akan lahir talenta-talenta yang mampu berkontribusi bagi bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro. SMK Negeri 1 Takari saat ini memiliki 322 siswa yang terbagi dalam lima konsentrasi keahlian, yaitu kriya kreatif kayu dan rotan, kriya kreatif batik dan tekstil, desain pemodelan informasi bangunan, teknik kendaraan ringan, serta teknik pengelasan. Sekitar 80% siswa berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi sederhana dan memilih jalur SMK dengan harapan dapat langsung bekerja setelah lulus. Sebelum pendampingan dilakukan, proses pembelajaran dihadapkan pada keterbatasan sarana praktik, minimnya alat pembelajaran, serta kebutuhan penguatan kapasitas guru agar metode pengajaran lebih kontekstual dan selaras dengan kebutuhan industri. Sejak 2021, Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim mendampingi SMK Negeri 1 Takari melalui pendekatan bertahap. Pendampingan dimulai dari penguatan karakter siswa, dilanjutkan dengan penguatan literasi dan numerasi bagi 23 guru, serta penguatan teaching factory pada tahun 2023 untuk mendekatkan pembelajaran dengan praktik dunia kerja. Pendampingan tersebut mendorong lahirnya inovasi pembelajaran di tengah keterbatasan sarana. Pada jurusan teknik kendaraan ringan, guru dan siswa mengembangkan alat simulasi pembelajaran, seperti sistem penerangan dan sistem starter kendaraan. Inovasi ini kemudian difasilitasi untuk dikembangkan menjadi aplikasi pembelajaran berbasis digital bernama Gaspol, yang memuat materi pengenalan komponen, simulasi rangkaian, serta kuis pembelajaran. Hingga saat ini, aplikasi tersebut telah dimanfaatkan oleh lebih dari 75 siswa dan digunakan dalam sesi pembelajaran praktik. Dampak pendampingan mulai terlihat pada kesiapan lulusan SMK Negeri 1 Takari. Sejumlah alumni kini telah bekerja di sektor jasa otomotif maupun menjalankan usaha mandiri. Salah satu lulusan jurusan pengelasan yang sebelumnya mengalami kesulitan akademik kini mengelola bengkel sendiri dan kembali ke sekolah sebagai penguji praktik bagi adik kelasnya, memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis pengalaman nyata. Selain itu, Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim juga membuka akses keberlanjutan pendidikan melalui kerja sama dengan Politeknik Astra, memberikan kesempatan bagi siswa kelas XII untuk mengikuti seleksi beasiswa penuh, dengan jumlah penerima mencapai 6 siswa per tahun. Pendampingan berkelanjutan ini menjadikan SMK Negeri 1 Takari sebagai salah satu rujukan bagi sekolah kejuruan lain di Kabupaten Kupang, khususnya dalam penguatan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi antara guru dan siswa. Kisah lengkap perjalanan pendampingan ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube SATU Indonesia. Semangat Astra untuk terus mendukung penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah dengan tantangan akses pendidikan, sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. (*).
Ini Cara Astra Memberdayakan Desa
Jakarta, FNN | Dalam rangka memperingati Hari Desa Nasional yang jatuh pada tanggal 15 Januari, Astra mendukung pelaksanaan acara puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (RI). Dukungan tersebut berupa pemberian tiga unit kendaraan niaga yaitu Daihatsu Grand Max Pick Up kepada tiga desa penerima penghargaan dalam kategori Badan Usaha Milik Desa terbaik untuk memperkuat pembangunan desa. Acara puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang bertema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia”, dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto beserta para Menteri Kabinet Merah Putih, Sejumlah Kepala Daerah, Perwakilan BUMN dan BUMD, Perwakilan dari Astra, serta pihak terkait lainnya. “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Astra atas sumbangsih kepada desa yang luar biasa. Kami menyadari desa binaan Astra semuanya hampir berhasil, maka kami berharap kolaborasi Astra bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI dapat terus terjalin,” ujar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto. ”Astra berkomitmen untuk terus mendukung kesejahteraan desa melalui berbagai program unggulan yang berfokus pada penguatan potensi lokal dan peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Komitmen ini sejalan dengan penyelenggaraan Peringatan Hari Desa Nasional 2026 sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat peran desa sebagai fondasi pembangunan nasional dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah pedesaan untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto. Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Astra secara konsisten memberdayakan masyarakat dan mendukung kesejahteraan sosial, khususnya di wilayah pedesaan, melalui program unggulan Desa Sejahtera Astra, Kampung Berseri Astra, SATU Indonesia Awards, serta sembilan Yayasan Astra. Berbagai inisiatif dari program unggulan tersebut telah menjangkau lebih dari 1.500 Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra dan di 35 provinsi, yang bersinergi dengan 792 pemuda penerima SATU Indonesia Awards hingga tahun 2025. Upaya tersebut turut mendorong kemandirian ekonomi desa, tercermin dari valuasi ekspor Desa Sejahtera Astra sebesar Rp349 miliar sepanjang 2020–2024, serta menjangkau 2,63 juta penerima manfaat hingga tahun 2024. Semangat Astra dalam memperkuat kemajuan desa untuk hari ini dan masa depan Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.