ALL CATEGORY

Warga Palembang Gelar Pawai Kebangsaan Peringati Pertempuran 5H5M

Palembang, FNN - Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan menggelar pawai kebangsaan untuk memperingati pertempuran lima hari lima malam (5H5M) antara tentara Republik Indonesia dengan Belanda pada 1-5 Januari 1947.Pawai kebangsaan yang melibatkan komunitas sepeda onthel dan penggemar jip tua dipusatkan di bundaran air mancur Masjid Agung Sultan Mahmud Badarudin Jayo Wikramo Palembang, Sabtu pagi.Salah seorang peserta pawai kebangsaan Yanti Gani mengatakan dia bersama keluarga pejuang dan sejumlah komunitas memanfaatkan momentum Tahun Baru memperingati perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari upaya Belanda untuk menguasai kembali Indonesia.Pertempuran 5H5M di Palembang merupakan peristiwa perlawanan tentara Indonesia (TRI) terhadap serangan pasukan tentara Belanda (NICA) yang terjadi selama lima hari berturut-turut sejak tanggal 1 hingga 5 Januari 1947.Kota Palembang merupakan salah satu wilayah strategis Indonesia yang menjadi tujuan Belanda untuk kembali menguasai karena kekayaan alamnya serta potensi sebagai pusat pemerintahan, kekuatan militer, dan kegiatan politik maupun ekonomi di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu.\"Bagi masyarakat Palembang, pertempuran itu menjadi momentum perjuangan mereka untuk mempertahankan tanahnya agar tindakan penjajahan tidak terulang kembali setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia,\" kata putri pahlawan nasional A.K Gani itu.Selain pawai kebangsaan, sebelumnya Komunitas Sahabat Cagar Budaya (SCB) dan Palembang Good Guide menggelar kegiatan ziarah bertajuk “Meet The Heroes” di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesatria Ksetra Siguntang, Palembang, Jumat (31/12) malam.Panitia pelaksana kegiatan tersebut Zaim menjelaskan bahwa acara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, doa bersama dan tabur bunga di makam Mayjen TNI dr. A.K Gani, Kapten A. Rivai dan Nurlaela (wanita PMI yang gugur dalam pertemppuran lima hari lima malam).Kemudian dilanjutkan dengan renungan sejarah yang disampaikan oleh sejarawan Sumsel Farida R Wargadalem dan Syafruddin Yusuf. (mth)   

Belasan Orang Tewas Terinjak-injak di Kuil India

Srinagar, FNN - Sedikitnya 12 peziarah tewas dan belasan lainnya terluka akibat terinjak-injak di sebuah kuil Hindu di Kashmir, India pada Sabtu pagi, menurut pihak kepolisian.\"Sebanyak 12 peziarah meninggal dan 14 lainnya terluka dalam sebuah insiden di kuil Mata Vaishno Devi pagi ini,\" kata petugas polisi Mukesh Singh.Ia menyebutkan semua korban luka dibawa ke rumah sakit.Insiden itu terjadi ketika kerumunan besar peziarah, yang datang untuk menyambut awal Tahun Baru, memasuki kuil Vaishno Devi Bhawan, menurut pejabat lainnya.\"Turut berduka cita atas hilangnya belasan nyawa akibat insiden di Mata Vaishno Devi Bhawan,\" tulis sebuah pesan dari Perdana Menteri Narendra Modi.Pejabat itu mengatakan sebuah penyelidikan tingkat tinggi telah diperintahkan. (mth) 

Spanyol dan Argentina Menang di Laga Awal ATP Cup Pembuka Musim

Jakarta, FNN - Spanyol dan Argentina sama-sama memenangi pertandingan ATP Cup mereka dengan mudah ketika turnamen beregu putra itu kembali untuk musim 2022 di Olympic Park Sydney, Sabtu.Roberto Bautista Agut dan Pablo Carreno Busta dari Spanyol menjelaskan absennya Rafael Nadal dengan kemenangan kontras atas pemain Chili Christian Garin dan Alejandro Tabilo.Carreno Busta dipaksa untuk bangkit dari ketertinggalan 0-3 di kedua set, dan sekali lagi dari 1-3 di tiebreak yang menentukan, sebelum mengatasi pemain kidal Tabilo 6-4 7-6(4) di pertandingan pertama tahun ini di Ken Rosewall Arena.Bautista Agut kemudian menggulung nomor 17 dunia Garin 6-0 6-3 untuk memberi Spanyol keunggulan yang tak tergoyahkan dalam pertandingan Grup A tanpa memainkan nomor ganda.  \"Hari pertama tahun ini bermain tenis masih sangat pagi,\" kata Bautista Agut, petenis nomor 19 dunia, dikutip dari Reuters.\"Hari ini adalah awal yang baik bagi saya, saya memainkan permainan yang sangat solid, saya merasa memiliki ritme yang baik, kecepatan yang baik pada bola, saya sangat senang,\" ujarnya menambahkan.Sebelumnya, Federico Delbonis cukup membuat Aleksandre Metreveli kewalahan dengan kemenangan 6-1 6-2 di Sydney Super Dome untuk memberi Argentina keunggulan 1-0 dalam pertandingan Grup D mereka melawan Georgia.Diego Schwartzman kemudian mengalahkan Nikoloz Basilashvili dengan skor yang sama sebelum Maximo Gonzalez dan Andres Molteni mengalahkan Zura Tkemaladze dan Saba Putseladze, lagi-lagi 6-1 6-2 di nomor ganda.Edisi ketiga dari turnamen senilai 10 juta dolar AS tersebut memiliki 16 tim yang dibagi menjadi empat grup yang bermain di dua tempat di Olympic Park Sydney.Absennya Novak Djokovic, Nadal dan Roger Federer karena berbagai alasan telah membuat acara tersebut sedikit kurang meriah, tetapi 14 dari 20 pemain top dunia sedang beraksi saat mereka bersiap untuk memulai Australian Open pada 17 Januari.Petenis peringkat empat dunia Stefanos Tsitsipas akan memulai pertandingannya pada 2022 saat Yunani bertemu Polandia Hubert dengan melawan Hurkacz di Grup D yang dijadwalkan pada hari ini.Daniil Medvedev, peringkat kedua dunia di belakang Djokovic, akan mewakili juara bertahan Rusia dalam pertandingan pembukaan Grup B melawan Prancis pada Minggu. (mth)

Anggota DPR: Terorisme Berdampak Besar Perlu Pertimbangan Hukuman Mati

Jakarta, FNN - Anggota Komisi III DPR, Eva Yuliana, memandang perlu dipertimbangkan penerapan hukuman mati bagi pelaku aksi terorisme yang tergolong berat dan berdampak besar merugikan bangsa serta negara.\"Apakah harus dihukum mati atau tidak, menurut saya, tindakan terorismenya itu harus kita lihat kembali. Kalau memang itu tindakan berat dan akan membawa dampak yang lebih besar, saya rasa hukuman mati itu perlu dipertimbangkan untuk dilakukan,\" ujar dia.Ia mengemukakan hal itu saat menjadi narasumber dalam podcast bertajuk \"Bicara Eksekusi Mati Terpidana Terorisme\" yang diunggah di saluran YouTube Humas BNPT dipantau dari Jakarta, Sabtu.  Sebaliknya, kata dia, apabila aksi terorisme belum dikategorikan berat dan berdampak besar, hukuman mati diharapkan tidak diberlakukan. \"Jadi, tergantung dari seberapa besar atau seberapa berat tindakan terorisme yang sudah dilakukan,\" ucap dia.Kemudian dia pun menyampaikan penilaian terhadap program-program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam mencegah dan mengatasi persoalan radikalisme dan terorisme di Indonesia.Sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penanggulangan terorisme, dia menilai program-program BNPT berada pada poin 7 dari rentang 1 sampai 10.  \"Nilai program-program BNPT 7 karena kalau saya jawab 9 atau 10 tidak ada upaya BNPT untuk memperbaikinya lagi,\" kata dia.Nilai tersebut, lanjut dia, juga menjadi wujud harapannya terhadap BNPT agar senantiasa memperbaiki kinerja, terutama terkait rumusan program-program pencegahan dan penanggulangan terorisme di Tanah Air.Meskipun begitu, ke depannya, ia merasa yakin bahwa BNPT akan mampu meraih nilai 9, bahkan nilai sempurna. Selain itu dia pun menilai baik kinerja BNPT dalam deradikalisasi.  Sejauh ini, ia melihat Kepala BNPT, Komisaris Jenderal Polisi Boy Rafli Amar, kerap terjun langsung, seperti ke pesantren yang dianggap masyarakat menjadi pusat pemaparan radikalisme serta terorisme.Tidak hanya itu, kata Yuliana, BNPT juga aktif membina langsung eks narapidana radikalisme serta terorisme sebagai wujud upaya deradikalisasi.\"Artinya, saya melihat ini adalah upaya merawat komunikasi dengan saudara-saudara kita yang telah insaf dan berkomunikasi serta bersilaturahmi kepada tokoh-tokoh masyarakat yang diharapkan negara melalui BNPT bisa menjaga dan menyampaikan Indonesia harmoni kepada seluruh lapisan masyarakat, seperti bahasa Pak Boy,\" kata dia. (mth)

Realisasi Belanja Infrastruktur PUPR 94,21 Persen Hingga Desember 2021

Jakarta, FNN - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan realisasi belanja infrastruktur mencapai 94,21 persen hingga akhir Desember 2021.Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengingatkan agar terus meningkatkan kualitas belanja APBN dengan memperhatikan tiga prinsip reformasi anggaran belanja, yakni ekonomis (spending less), efektif (spending well) yakni tepat sasaran, dan efisien (spending wisely).\"Pada masa Pandemi COVID-19 ini, pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan akibat dari turunnya investasi, demikian juga ekspor impor, sehingga untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, Pemerintah mengandalkan belanja APBN untuk pembangunan infrastruktur,\" kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.Kementerian PUPR terus melanjutkan program kerja melalui belanja infrastruktur PUPR, seperti pembangunan dan pemeliharaan bendungan, irigasi, jalan, jembatan, sanitasi, sistem air minum, penataan kawasan, infrastruktur di kawasan strategis pariwisata, rumah MBR dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi COVID-19 ini.    Tercatat sesuai data emonitoring hingga 31 Desember 2021, dari total pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp152,09 triliun telah terealisasi penyerapan anggaran program sebesar Rp143,29 triliun atau 94,21 persen.Dari total anggaran tahun 2021 tersebut juga termasuk dari program pembangunan infrastruktur dengan skema Padat Karya Tunai (PKT). Program tersebut diantaranya untuk pembangunan irigasi kecil, sanitasi, jalan produksi, dan rumah swadaya.Khusus untuk program PKT, realisasinya mencapai 89,59 persen atau senilai Rp21,74 triliun dengan serapan 1,52 juta tenaga kerja dari total anggaran PKT tahun 2021 senilai Rp24,27 triliun dengan target menyerap 1,23 juta tenaga kerja.  “Program Padat Karya Tunai Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi,” kata Menteri Basuki.Menteri Basuki menekankan, program ini bertujuan untuk mendistribusikan dana hingga ke desa, menjaga daya beli masyarakat serta menyerap tenaga kerja. Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat membantu mempercepat program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi COVID-19.Selain PKT yang menjadi program utama untuk mendukung PEN, juga terdapat empat program lainnya yakni dukungan pengembangan pariwisata sebesar Rp3,01 triliun dengan progres 99,12 persen, ketahanan pangan Rp24,82 triliun dengan progres 96,39 persen, dukungan pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang sebesar Rp1,7 triliun dengan progres 98,85 persen dan Information and Communication Technologies (ICT) sebesar Rp162 miliar dengan progres 97,62 persen.    

Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti Terkait Kasus Bahar Smith

Jakarta, FNN - Penyidik Polda Jawa Barat menyita sidikitnya enam barang bukti dalam kasus dugaan ujaran kebencian uang mengandung unsur SARA dengan terlapor Bahar bin Smith.\"Adapun semua barang bukti digital yang telah kami sita, dan telah dikirim ke Laboratorium Digital Forensik Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa,\" kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Ramadhan, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.Terjadi penambahan barang bukti yang disita di hari sebelumnya, yakni tiga barang bukti berupa satu unit laptop, satu akun YouTube, dan satu email dengan alamat smktp49@gmail.com.Sedangkan untuk barang bukti tambahan yang disita yakni satu buah handphone pada klaster TKP Garut dan satu flashdisk pada klaster Bandung.  Penyidikan kasus dugaan ujaran kebencian mengandung unsur SARA itu terus bergulir, hingga kini jumlah saksi yang diperiksa bertambah jumlahnya dari 34 orang menjadi 50 orang saksi.\"Perkembangan sampai hari ini, saksi yang telah diperiksa bertambah menjadi total 50 orang,\" kata Ramadhan.Ramadhan menjelaskan, untuk mempermudah mengindetifikasi para saksi, penyidik membagi dalam dua klaster tempat kejadian perkara, yaitu klaster Bandung sebagai TKP awal tempat Bahar bin Smith ceramah yang diduga berisi ujaran kebencian sebanyak 15 orang saksi dan klaster Garut menjadi 10 saksi.  Kemudian saksi pelapor yang diperiksa sebanyak 4 orang dan saksi ahli sebanyak 21 orang.Terkait kasus tersebut, Ramadhan mengatakan, penyidik akan terus mengembangkan kasus ini dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya yang diperlukan secara profesional dan berdasarkan metode scientific crime investigation.Sebelumnya, pada 29 Desember tahun lalu Polda Jawa Barat sudah meningkatkan kasus yang menjerat Bahar bin Smith menjadi penyidikan. Kasus yang menjerat  dia terkait dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA. Dalam kasus ini, Bahar bin Smith dijerat dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok berdasarkan SARA sebagaimana yang dimaksud pasal-pasal di UU ITE dan pasal 15 UU Nomor 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Sementara pemanggilan Bahar bin Smith menjadi saksi terlapor dijadwalkan pada hari Senin, 3 Januari 2022.Terpisah, salah satu pembela Smith, Aziz Yanuar, menyebut kliennya mendapat rangkaian teror dari pihak yang mereka sebut pembenci kebenaran terhadap kliennya itu atau \"teroris asli\".Pelaku teror mengirim kardus berisi tiga balok dan tiga kepala anjing yang masih berlumuran darah. Di atas kardus tertulis pesan \"jangan dibuka\". Kardus itu dikirim ke Pondok Pesantren Tajul Alawiyin di Bogor yang diasuh kliennya. Mereka meminta polisi mengusut tuntas teror itu, dan mendorong pihak Animal Defender menjadikan kejadian itu sebagai isu besar, karena beberapa waktu lalu di Aceh, satu anjing ditangkap Satpol PP lalu mati dijadikan isu besar.\"Bahwa kami meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan teror pengecut oleh \"teroris asli\" pembenci kebenaran yang dilakukan di kediaman Bahar bin Smith di Pondok Pesantren Tajul Alawiyin Bogor,\" kata Aziz Yanuar dalam keterangan persnya.  Selain itu, Yanuar juga menyebut soal tindakan Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigadir Jenderal TNI Achmad Fauzi, yang mendatangi Smith di pesantrennya yang diduga membuat takut warga sekitar pondok pesantren.Tindakan tersebut, Yanuar mengklaim, sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang dikhawatirkan dapat menciderai hubungan baik antara TNI dengan rakyat. (mth)

Wisatawan di Lampung Menumpuk Tunggu Tempat Wisata Dibuka Kembali

Bandarlampung, FNN - Sejumlah wisatawan dari berbagai daerah menumpuk di beberapa lokasi di sekitar pintu masuk salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pesawaran, Lampung, guna menunggu akses tempat wisata dibuka kembali.Berdasarkan pantauan, Sabtu, banyak wisatawan yang menunggu di sejumlah tanah lapang di sekitar area pintu masuk destinasi wisata, akibat belum dibukanya akses pintu masuk tempat wisata.\"Kami di sini sudah dari pagi tadi tapi sampai di sini ternyata masih di tutup,\" ujar salah satu Warga Bandarlampung, Romli.Ia pun merasa kecewa karena harus menunggu beberapa jam untuk dapat masuk ke salah satu area tempat wisata di Pesawaran.\"Ya, saya tidak tau kalau ada penutupan sementara tempat wisata di sini. Ya kecewa lah sudah jauh-jauh ke sini malah belum buka,\" kata dia.Sementara itu, wisatawan lainnya asal Palembang, Asari mengatakan bahwa dirinya pun tidak mengetahui kalau adanya penutupan sementara tempat wisata di Pesawaran ini.\"Kami tidak tau. Ya ini sudah terlanjur datang, jadi kita lebih baik menunggu saja sampai lokasi dibuka,\" kata dia.Pantauan Antara, di pintu masuk tempat wisata telah di pasang pemberitahuan mengenai jam operasional destinasi wisata pada periode tahun baru, bahwa berdasarkan peraturan Pemkab Pesawaran pada masa libur akhir tahun semua objek wisata di daerah ini tutup sementara sejak malam Tahun Baru hingga Sabtu pukul 12.00 WIB.Sementara itu juga, arus kendaraan menuju lokasi wisata dari perbatasan Kota Bandarlampung terlihat ramai lancar, namun 100 meter mendekati salah satu objek wisata bahari di Pesawaran Mutun mulai padat baik kendaraan roda empat maupun roda dua.Terlihat kendaraan yang menuju tempat wisata tersebut didominasi mobil pribadi dengan nomor plat BG yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan.Di sejumlah titik menuju lokasi wisata pun terlihat polisi sedang mengatur lalu lintas sedangkan di depan pintu masuk destinasi wisata personel polisi juga mengarahkan wisatawan agar tidak masuk ke lokasi dan menunggu karena belum di buka. (mth)   

Pemimpin Taiwan Ingatkan China Bahwa Konflik Militer Bukan Jawaban

Taipei, FNN - Pemimpin Taiwan Tsai Ing-wen menandai tahun baru 2022 dengan sebuah pesan untuk China bahwa konflik militer bukanlah jawaban.\"Kita harus mengingatkan pihak berwenang di Beijing untuk tidak salah menilai situasi dan untuk mencegah ekspansi \'petualangan militer\' secara internal,\" kata Tsai pada Sabtu, dalam pidato Tahun Baru yang disiarkan langsung di Facebook.China mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai bagian dari wilayahnya dan telah meningkatkan tekanan militer dan diplomatik dalam dua tahun terakhir untuk menegaskan klaim kedaulatannya.Dalam pidato Tahun Baru, Presiden China Xi Jinping sehari sebelumnya mengatakan penyatuan lengkap \"tanah air\" adalah aspirasi yang dimiliki oleh orang-orang di kedua sisi Selat Taiwan.Taiwan mengklaim diri sebagai negara merdeka dan telah berulang kali bersumpah untuk mempertahankan kebebasan dan demokrasinya.“Militer jelas bukan pilihan untuk menyelesaikan perselisihan lintas selat. Konflik militer akan berdampak pada stabilitas ekonomi,” kata Tsai.\"Kedua pihak bersama-sama memikul tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional,\" ujar dia, menambahkan.Tsai menjelaskan bahwa Taiwan akan mempertahankan sikapnya \"untuk tidak menyerah saat menghadapi tekanan dan tidak terburu-buru maju saat menerima dukungan\".Untuk meredakan ketegangan di kawasan itu, baik Taipei maupun Beijing harus \"bekerja keras untuk menjaga mata pencaharian masyarakat dan menenangkan hati rakyat\" guna menemukan solusi damai untuk masalah bersama, kata Tsai.Tsai juga mengatakan Taiwan akan terus memantau situasi di Hong Kong, menyinggung bahwa campur tangan staf senior dalam pemilihan legislatif baru-baru ini di media prodemokrasi Stand News \"membuat orang semakin khawatir tentang hak asasi manusia dan kebebasan berbicara di Hong Kong.\"Tata kelola yang stabil adalah tujuan terpenting Taiwan pada 2022, kata Tsai.\"Kami akan memegang teguh kedaulatan kami, menjunjung tinggi nilai-nilai kebebasan dan demokrasi, mempertahankan kedaulatan teritorial dan keamanan nasional, serta menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik,\" tutur dia. (mth) 

Ditjenpas: 122 Napi Terorisme Berikrar Setia pada NKRI Sepanjang 2021

Jakarta, FNN - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mencatat 122 narapidana terorisme berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di sepanjang 2021.\"Ikrar setia NKRI yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk keberhasilan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dalam program deradikalisasi narapidana terorisme,\" ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Rika Aprianti, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.Lebih lanjut, diketahui mereka terdiri atas 68 orang dari LP Gunung Sindur, 13 dari LP Batu Nusakambangan, sembilan dari LP Pasir Putih Nusakambangan, dan 32 tersebar di LP yang lain.  Dalam ikrarnya, para narapidana berjanji setia kembali berpegang teguh kepada Pancasila dan UUD 1945, berkomitmen melindungi segenap Tanah Air dari segala aksi terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.Ikrar itu pun merupakan bentuk implementasi hasil akhir program deradikalisasi yang diucapkan sebagai bentuk kesungguhan serta pengikat tekad dan semangat.Pengucapan ikrar, kata Aprianti, juga menegaskan narapidana yang terpapar terorisme bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.  “Dengan pernyataan ikrar setia kepada NKRI ini, berarti warga binaan telah siap untuk mencintai NKRI dan bersama-sama menjaga Pancasila dengan menghargai perbedaan yang ada dan memahami bahwa Pancasila bukan hanya berkedudukan sebagai dasar negara Republik Indonesia, melainkan juga sebagai ideologi nasional, pandangan hidup bangsa Indonesia, serta pemersatu bangsa,” kata dia.Terkait pihak yang terlibat, pelaksanaan program deradikalisasi melalui ikrar itu turut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, TNI, Polri, Densus 88, Badan Intelijen Negara, Kementerian Sosial, dan pemangku kepentingan lain.  Mereka diharapkan pula mampu bersikap sebagai hamba yang menggunakan cipta, rasa, dan karsa secara tepat sehingga dapat bersikap adil, beriman, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.Dengan telah melaksanakan ikrar setia NKRI, ujar Aprianti, narapidana terorisme telah kembali kepada NKRI dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika dan meningkatkan kesadarannya tentang bela negara demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. (mth) 

China Laporkan 231 Kasus Baru COVID-19

Beijing, FNN - China melaporkan 231 kasus baru terkonfirmasi COVID-19 pada 31 Desember, bertambah dari 195 kasus pada hari sebelumnya, menurut Komisi Kesehatan Nasional China, Sabtu.Sebanyak 175 kasus ditularkan secara lokal, lebih tinggi dari 166 kasus pada hari sebelumnya, demikian pernyataan otoritas.Semua kasus lokal baru, kecuali satu, ditemukan di Kota Xian, ibu kota provinsi Shaanxi.Otoritas juga melaporkan 38 kasus tanpa gejala, yang tidak diperhitungkan sebagai kasus terkonfirmasi COVID-19, dibanding 29 kasus sehari sebelumnya.China mencatat nihil kematian baru COVID-19, sehingga totalnya tak berubah, yakni 4.636 kematian.Daratan China mengonfirmasi 102.314 kasus pada 31 Desember 2021, meningkat sebanyak 15.262 kasus dari 87.052 kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya. (mth)