ALL CATEGORY

Menyikapi Demo 1104

Oleh karena itu, unjuk rasa mahasiswa sebaiknya tetap dihormati sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan kepedulian pemuda terhadap problem pokok bangsa. Perlawanan mereka adalah jihad konstitusi. Oleh: Tamsil Linrung, Ketua Kelompok  DPD MPR RI ADA yang berubah dari substansi narasi Presiden Joko Widodo. Sebulan lalu, Presiden bilang siapapun boleh-boleh saja memunculkan wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden. Tapi, sebulan kemudian, Jokowi menegaskan penyelenggaraan pemilu tetap dilaksanakan sesuai agenda agar tidak ada lagi isu dan spekulasi soal penundaan pemilu atau presiden tiga periode. Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Terbatas di Istana Negara, sehari sebelum demo besar BEM SI. Mengapa Jokowi berubah? Kalau melihat momentumnya, boleh jadi karena eskalasi gerakan mahasiswa. Sebelum demo besar 11 April 2022, berbagai demonstrasi pendahuluan telah marak terjadi di daerah. Di Jambi, kunjungan kerja presiden yang disambut demo mahasiswa bahkan membuat orang nomor satu di tanah air itu dikabarkan mengambil langkah seribu. Perubahan sikap Jokowi terkait penundaan Pemilu tidak merubah rencana mahasiswa. Lagi pula, demo kali ini tidak cuma terkait penundaan pemilu semata. Banyak aspirasi lain yang harus disampaikan, sehingga unjuk rasa pada 11 April 2022 tetap dilakukan. Alhasil, jalan-jalan kembali menjadi podium, mobil komando kembali menjadi panggung penyampai aspirasi. Lautan manusia membanjiri depan Gedung Parlemen. Jakarta dan sejumlah kota besar lain gegap gempita, tetapi media sepi meliput. Minimnya pemberitaan media tak membuat bara api semangat mahasiswa meredup. Media sosial menjadi sarana alternatif penyampai informasi. Sayangnya, aksi demo diwarnai insiden pengeroyokan terhadap Dosen UI Ade Armando. Peristiwa tersebut jelas melawan hukum. Namun, sebagai bahan renungan, tidak juga keliru bila melihatnya sebagai warning kian menajamnya polarisasi. Ketidakadilan jangan-jangan telah membuat luka hati masyarakat mengendap seperti magma di perut bumi. Ketika endapannya semakin besar, magma terdorong kuat dan akhirnya menyembur melalui gunung api begitu menemukan momentum. Kita menyerahkan penyelesaian pengeroyokan Ade Armando kepada aparat kepolisian. Sang pengeroyok tentu harus diusut tuntas. Di saat bersamaan pula, status tersangka Ade Armando sejak 2017 melalui putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan harus pula diselesaikan hingga berkekuatan hukum tetap, agar rakyat merasakan keadilan. Di luar persoalan itu, demonstrasi mahasiswa adalah refleksi dari proses demokrasi sekaligus ekspresi kebebasan berpendapat atau menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dipandang. Terlebih lagi, undang-undang menjamin kebebasan berpendapat di muka umum dan demokrasi memang menginginkan partisipasi masyarakat mengawal jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, unjuk rasa mahasiswa sebaiknya tetap dihormati sebagai bagian dari dinamika demokrasi dan kepedulian pemuda terhadap problem pokok bangsa. Perlawanan mereka adalah jihad konstitusi. Mahasiswa menolak penundaan pemilu, sebab penundaan Pemilu adalah itikad buruk yang mengangkangi konstitusi. Mahasiswa meminta stabilitas harga pangan, sebab kebutuhan pokok yang terjangkau merupakan hak rakyat sekaligus kewajiban negara. Mahasiswa juga meminta evaluasi UU IKN, sebab UU IKN dipandang banyak menimbulkan masalah, di samping sangat minim partisipasi publik, dan memang belum layak di tengah berbagai problem ekonomi bangsa. Pun dengan tuntutan lainnya: usut tuntas mafia minyak goreng, selesaikan konflik agraria, dan realisasi janji kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin adalah hal lumrah yang layak ditagih. Maka, negeri ini harus bangga masih memiliki kaum intelektual muda yang senafas dengan rakyat, yang merasakan dan memperjuangkan persoalan mereka. Itulah sejatinya jati diri mahasiswa, yang tidak akan diam melihat pembungkaman, ketidakadilan, atau penghilangan hak-hak rakyat. Gerakan mahasiswa adalah reaksi atas aksi-aksi kegagalan pemerintah dalam melakukan tugasnya. Kegagalan tersebut memuncak pada rapuhnya ekonomi bangsa yang, sayangnya, diiringi belitan hutang negara yang menembus angka Rp 7.000 triliun. Sayangnya, berbagai kebijakan yang ditempuh itu justru semakin membuat bangsa terpuruk lebih dalam. Apa urgensinya IKN di tengah problem ekonomi kita? Mengapa harus ada pembelahan di sana-sini? BEM SI diadu dengan BEM Nusantara yang terkesan sebagai bentukan pemerintah. APDESI diadu dengan APDESI “baru” yang palsu karena tidak terdaftar di Kemenkumhan. Semakin bangsa ini terbelah, semakin lemah NKRI, walau semakin keras dielukan sebagai harga mati. Kini, pascademo, apa yang harus dilakukan? Tidak lain dan tidak bukan, pemerintah harus introspeksi diri, segera melakukan perubahan kebijakan yang signifikan, dan memenuhi tuntutan mahasiswa. Bila tidak, maka tidak menutup kemungkinan aksi-aksi mahasiswa berikutnya terus terjadi dan justru berpotensi memicu gerakan-gerakan dari elemen masyarakat lainnya. Sejarah menuliskan, mahasiswa selalu menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi rakyat Indonesia. Soeharto yang berkuasa 32 tahun saja harus tumbang. Kita tidak ingin itu terjadi pada Pemerintahan Joko Widodo. Maka, Presiden Jokowi harus pula belajar dari sejarah itu. (*)

Rocky Gerung: Istana Tegang, Saling Tuding Lingkar Kekuasaan

Jakarta, FNN – Situasi di istana presiden sesungguhnya makin tidak kondusif. Sesama pembantu presiden saling lempar tanggungjawab. Sementara presiden sendiri makin kehilangan arah sehingga tidak fokus jalan pikirannya. “Ini efek dari isu yang tidak bisa dikendalikan oleh Presiden Jokowi. Kemarin tiba-tiba Presiden Jokowi rapat soal tahapan Pemilu. Itu artinya sinyal bahwa presiden sudah lemah karena tiba-tiba mau nyogok dengan agenda yang orang bilang, ya lu susun agenda entar lu batalin juga kan,” kata pengamat politik Rocky Gerungkepada wartawan FNN Hersubeno Arief dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin, 11 April 2022.  Rocky menegaskan bahwa dalam keadaan darurat, semua orang akan saling menyalahkan. “Dan sekarang ketegangan itu dari dalam istana,” tegasnya. Sebetulnya, kata Rocky publik sudah tahu jeroan istana yang makin tidak solid. “Kita tahu dari awal bahwa ketegangan di dalam istana itu akan terjadi,” paparnya. “Sekarang Pak Wiranto menyalahkan Pak Luhut.  Lalu Pak Andika bergabung dengan kekuatan daerah melalui sinyal BPD.  Itu sinyalnya. Tentu sinyal bagus dan juga diterima di daerah-daerah.  Kira-kira begitu,” papar Rocky.  Setelah itu, kata Rocky segala macam analisis muncul bahwa akhirnya Wiranto dikeluarkan sebagai kartu truf untuk menghadang operasi politik Pak Luhut. Jadi itu yang terjadi. “Jadi itu yang sebetulnya secara psikologis menganggap bahwa walaupun enggak mau disogok dengan isu tiga periode. Itu enggak akan jalan, tapi itu sekadar upaya untuk memberitahu, dan dibaca oleh publik bahwa memang akhirnya istana itu berantakan,” tegasnya. Rocky menegaskan bahwa kondisi saat ini memang menggembirakan, walaupun di mana –mana ada kekhawatiran. “Tapi sekali lagi kita sudah tahu bahwa gejala ini pasti akan berlangsung dan itu yang membuat emak-emak merasa oke, nggak apa-apa minyak goreng tetap naik, tapi kalian bisa ada yang diturunkan,” tegasnya. Ya itu kan selalu dalam keadaan itu potensi konflik politik, harus ada tokoh yang betul-betul tampil dan memihak.  Problem berikutnya, kata Rocky, jangan anggap bahwa Pak Andika itu seolah bukan lagi Panglima, tapi sudah jadi pemain politik, bukan. “Karena deteksi awal kita bahwa akan terjadi kerusuhan. Itu kan diwanti-wanti oleh istana, ini bahaya, ini melanggar segala macam,” tegasnya. Tapi kemudian situasi berubah dan mahasiswa menganggap oke.  Kan kami sudah ajukan proposal segala macam yang disebut tuduhan mahasiswa Tritura itu, dan Pak Jokowi nggak bergeming malah dibilang oke kami akan pastikan supaya tiga periode itu batal. (sud) 

Media Asing Mensinyalir Indonesia Bakal Terjadi People Power

Jakarta, FNN – Pembatalan presiden tiga periode yang diumumkan Jokowi tak serta-merta membatalkan mahasiswa berdemonstrasi. Mahasiswa sudah  satu suara dengan emak-emak, bahwa biang keladi kesulitan hidup ini harus segera turun. “Pembatalan tiga periode itu, bukan inti soalnya. Inti soalnya adalah yang riil hari ini yang harus bisa diselesaikan oleh presiden,” kata pengamat politik Rocky Gerungkepada wartawan FNN Hersubeno Arief dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin, 11 April 2022.  Kalau cuma isu 3 periode, kata Rocky, nanti begitu keadaan damai lagi, Pak Jokowi bisa perintahkan secara diam-diam supaya operasi Pak Luhut kembali dijalankan. “Jadi, ini mahasiswa sudah tahu itu. Dia mau sekarang buktikan bahwa minyak goreng itu bisa dikendalikan, buktikan bahwa harga kebutuhan pokok bisa dikendalikan.  Kita mulai dari situ karena itu suara emak-emak,”paparnya. Para emak kata Rocky, senang dengan tekad mahasiswa yang tetap berdemonstrasi, meski presiden sudah menjawab sebagian tuntutan. “Jadi tadi saya katakan bahwa emak-emak  nggak ada soal sekarang melihat anak-anaknya di jalan. Maka bagi emak-emak, oke minyak goreng nggak apa-apa dinaikkan, tetapi Presiden harus diturunkan,” tegasnya.  Menurut Rocky, apa yang terjadi dengan politik Indonesia terkini, dunia luar sudah paham. “Setelah ini akan tumbuh ketika internasional membuat headline-headline  yang memberi sinyal tentang yang disebut people power. Dan itu mulai terjadi,” paparnya. Berdasarkan bisik-bisik dengan wartawan asing, Rocky menegaskan bahwa  agen-agen intelijen asing sudah beroperasi di Indonesia yang jumlahnya dua kali lipat. “Agen Amerika mau memastikan bahwa perubahan politik Indonesia harus menguntungkan desain politik global Amerika di Pasifik. Kan itu hal yang standar bahwa gejolak politik Indonesia itu adalah variabel upaya Amerika untuk mempertahankan hegemoninya di Pasifik. Jadi, kita tandai letakkan dulu sebagai jalan kaki,” tegasnya. Yang jadi catatan utama adalah kegagalan pemerintah untuk melihat kecerdasan publik bahwa publik tidak mungkin ditipu lagi oleh permainan istana. “Itu yang kemudian menyebabkan istana itu sekarang saling lempar tanggung jawab. Kan pasti semua menteri panic. Mereka sedang ada di depan TV. Semua berupaya untuk saling menunggu siapa yang duluan membuat surat pernyataan pengunduran diri,” kata Rocky.  Sebetulnya sikap para menteri hari ini adalah kepengecutan. Kalau para menteri dari awal paham bahwa Jokowi udah enggak mampu, mustinya dari kemarin-kemarin memberitahu bahwa kita enggak mampu karena Pak Jokowi sendiri kasih sinyal. Menurut Rocky yang potensi untuk mengundurkan diri mustinya Sri Mulyani karena dia sudah gagal untuk memberi semangat pada Pak Jokowi supaya ekonomi bisa tumbuh. Jadi bukti bahwa kenaikan harga-harga itu berlangsung, itu artinya ekonomi kita nggak bisa lagi diolah berdasarkan kepentingan rakyat. (sof, sws) 

Konten YouTube-nya Bikin Pecah Belah Bangsa, Ade Armando Diteriaki Munafik, Pengkhianat, Penjilat dan Ditelanjangi Massa

Jakarta, FNN - Aksi demonstrasi mahasiswa yang  berjalan damai, diwarnai oleh peristiwa penganiayaan terhadap pegiat social Ade Armando.  Konten Youtube miliknya diduga menjadi salah satu alasan kemarahan massa aksi demo mahasiswa di depan gedung DPR RI, Senin 11 April 2022. Dosen Universitas Indonesia (UI) tersebut kerap membuat konten yang dianggap bisa memecah-belah bangsa. \" Ade Armando ini adalah sahabat lama saya, saya cukup lama mengenal Ade Armando. Kami juga pernah bekerja satu kantor di sebuah penerbitan media,\" tutur waryawan FNN Hersubeno Arief dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Senin, 11 April 2022. Namun dalam perjalanan kariernya, Hersubeno berbeda jalur dengan Ade Armando. \"Memang kemudian kita beda penyikapan dalam hal pemerintahan presiden Jokowi,\" ujarnya menambahkan. Hersu panggilan akrab Hersubeno Arief kemudian menuturkan bagaimana konten-konten yang dibuat Ade Armando kerap membuat gaduh. \"Ade Armando dikenal sebagai die hard, sebagai pendukung Pak Jokowi,\" ucapnya. \"Melalui podcast-podcast-nya di Cokro TV bersama dengan sejumlah orang yang sering disebut sebagai buzzer, Ade Armando ini banyak sekali memproduksi konten-kontennya yang dianggap sering kali memecah belah kohesi bangsa,\" kata Hersu. Dia pun menilai hal itu menjadi salah satu pemicu Ade Armando dikeroyok massa hingga babak belur. \"Saya kira mungkin itu yang membuat banyak orang ketika bertemu dengan Ade Armando kemudian marah dan meluapkan kemarahannya,\" tutur Hersubeno Arief. Meski begitu, dia menyayangkan aksi yang dilakukan massa terhadap Ade Armando di tengah demo mahasiswa 11 April 2022. \"Tapi saya kira apapun juga, posisi kami, Forum News Network tentu saja menyayangkan bahwa terjadi peristiwa semacam itu,\" ujar Hersubeno Arief. \"Karena kita memang kritis, kita juga sering sekali mengkritisi konten-konten yang mendorong terjadinya pembelahan, tapi tentu saja penyelesaiannya tidak boleh dengan kekerasan seperti ini,\" ucapnya menambahkan. Menurut Hersu, apa yang dialami Ade Armando bisa menodai gerakan mahasiswa yang menggelar aksi damai. \"Tentu saja situasi ini sangat disayangkan terjadi, karena ini bisa menodai gerakan dari mahasiswa yang menggelar aksi damai,\" tuturnya. \"Tetapi memang tidak bisa dihindarkan kalau terjadi hal semacam ini,\" pungkasnya. (sof,sws).

Ikut Aksi 11 April 2022, Ade Armando Dihajar Massa hingga Telanjang

Jakarta, FNN – Peristiwa kekerasan yang menimpa dosen Universitas Indonesia, Ade Armando mewarnai aksi demonstrasi mahasiswa di gedung DPR RI, Senin, 11 April 2022. Sebuah video yang memperlihatkan momen sebelum Ade Armando babak belur dihajar massa aksi demo 11 April 2022 beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat sosok pembawa acara Cokro TV itu dikerubungi oleh sejumlah wanita yang meneriakinya buzzer. \"Buzzer, buzzer, bulan puasa,\" ucap salah seorang wanita dalam kanal YouTube Hersubeno Point, Senin, 11 April 2022. Selain diteriaki buzzer, pegiat media sosial yang postingannya sering mengadudomba umat Islam tersebut juga diteriaki sebagai pengkhianat hingga penjilat oleh mereka. \"Munafik, pengkhianat, penjilat,\" ujar wanita lainnya. Tidak hanya itu, Ade Armando pun diminta sadar, apalagi saat ini sedang dalam suasana bulan Ramadhan 2022. \"Sadar kamu sadar, sadar, bulan puasa, sadar lo!,\" kata wanita tersebut. Seperti diketahui, Ade Armando menjadi sasaran penganiayaan massa saat mengikuti aksi demo mahasiswa 11 April 2022. Ade bahkan hampir ditelanjangi massa di depan Gedung DPR. Dalam video yang lain tampak Ade Armando mukanya penuh darah dipapah oleh polisi. Ade Armando dilaporkan dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa. Pada saat mengikuti aksi, dia terlihat mengenakan kaos hitam bertuliskan \'Pergerakan Indonesia untuk Semua\'. Sebelum kejadian tersebut, Ade Armando mengaku tak berniat ikut dalam aksi unjuk rasa bersama mahasiswa. Akan tetapi, dia mendukung aspirasi yang menolak wacana penundaan pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden. Sayangnya, nasib nahas menimpa Ade Armando yang dianiayai hingga tersungkur ke aspal, bahkan celana panjang yang dikenakannya hilang. Dia juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah ketika dia menerima amukan massa. Setelah mengalami kejadian kurang mengenakkan tersebut, dia kemudian dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Ade Armando dibopong oleh petugas kepolisian, dengan kondisi wajah yang terlihat babak belur penuh darah dan celananya terlihat sudah dilucuti. Di video yang lain, Ade Armando tampak bugil, celana dalamnya melorot hingga paha. Hersubeno Arief menyayangkan tindakan kekerasan ini karena bisa menodai gerakan mahasiswa yang tulus menyuarakan kepentingan masyarakat. Hersu juga merasa heran kenapa Ade Armando yang merupakan kawan lamanya harus datang ke acara yang mengkritisi kebijakan Presiden Jokowi, di mana dia menjadi die hard-nya Jokowi. (sof, sws)

Masyarakat Jangan Ragu Menolak Transaksi dengan Uang Diduga Palsu

Jakarta, FNN - Polisi mengimbau masyarakat untuk jangan ragu menolak jika ada kecurigaan penggunaan uang palsu dalam transaksi perdagangan, menyusul meningkatnya peredaran uang menjelang Lebaran ini.Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy, dalam siaran pers di Semarang, Senin, mengatakan, transaksi ekonomi dan peredaran uang meningkat pada bulan Ramadhan ini. \"Kalau ada kecurigaan adanya uang palsu jangan ragu menolak dan meminta penggantinya,\" katanya.Namun jika sudah terlanjur menerima pembayaran dengan uang yang diduga palsu, ia mengimbau uang itu disimpan dan jangan digunakan lagi. \"Segera lapor ke polisi atau memjnta klarifikasi  Bank Indonesia tentang kepastian keaslian uang yang diterima,\" tambahnya.Menurut dia, terdapat ancaman pidana terhadap yang dengan sengaja mengedarkan atau menggunakan uang palsu sehingga dia meminta masyarakat tidak ikut terlibat dalam kejahatan itu.Adapun salah satu upaya untuk menekan peredaran uang palsu, menurut dia, yakni dengan mendorong penggunaan transaksi non-tunai. Ia juga meminta masyarakat lebih teliti dan berhati-hati jika memang harus melakukan transaksi keuangan secara tunai. (Ida/ANTARA)

DPR Minta Kementan Menjaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan

Jakarta, FNN - Komisi IV DPR RI meminta agar Kementerian Pertanian (Kementan) memitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, sekaligus menjaga agar tidak terjadi gejolak harga pangan.\"Komisi IV sekali lagi mengingatkan agar dalam menyusun program rencana dan anggaran harus fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, peningkatan nilai tambah dan daya saing, dengan memperhatikan daya dukung ekosistem serta mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan,\" kata Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dalam rapat dengar pendapat dengan Kementan di Jakarta, Senin.Sudin juga menyampaikan Komisi IV DPR meminta Kementan menjaga pasokan pangan pokok di seluruh Indonesia guna menjaga kestabilan harga, sehingga tidak terjadi gejolak di pasaran.\"Komisi IV mengingatkan agar pemerintah menjamin ketersediaan pangan di semua daerah untuk mengantisipasi gejolak harga pangan, terutama dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional,\" kata Sudin.Untuk menjamin kestabilan harga dengan tersedianya pasokan pangan, kata Sudin, Komisi IV meminta agar Kementan membenahi data stok pangan agar lebih valid sesuai dengan ketersediaan yang ada di lapangan.Sudin mengatakan data yang belum tersinkronisasi terkait pencapaian produksi komoditas pokok dapat berpotensi menyebabkan kesalahan dalam mengambil kebijakan, khususnya bidang pertanian, yang dikhawatirkan target pembangunan pertanian tidak tercapai.\"Pada akhirnya hal tersebut dapat merugikan petani. Untuk itu sinkronisasi dan harmonisasi data pertanian jadi hal yang mendesak untuk dilakukan secara berkala,\" kata Sudin.Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam RDP tersebut menyampaikan stok pangan pokok hingga akhir tahun 2022, terlebih untuk kebutuhan selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, dipastikan aman.\"Kondisi ketersediaan pangan Januari-Desember 2022 berdasarkan prognosa neraca 12 komoditas pangan pokok yang meliputi beras, jagung, kedelai, bawang merah, dan lainnya ketersediaannya relatif aman,\" kata Mentan. (Ida/ANTARA)

Ukraina Timur Digempur Rudal dan Artileri Rusia

Jakarta, FNN - Pasukan Rusia pada Minggu (10/4) menggempur berbagai target di Ukraina timur dengan peluru kendali dan tembakan artileri.Gempuran itu berlangsung saat pemimpin Austria berencana menemui Presiden Rusia Vladimir Putin dan ketika Amerika Serikat menjanjikan Ukraina \"senjata-senjata yang diperlukan\" untuk mempertahankan diri dari serangan Rusia.Rusia tidak berhasil menguasai kota-kota utama sejak meluncurkan invasi ke Ukraina pada 24 Februari.Ukraina mengatakan telah mengerahkan pasukannya di daerah timur untuk menghadapi serangan besar-besaran. Penduduk sudah diminta untuk mengungsi.Pasukan Rusia pada Minggu menembakkan roket-roket ke Luhansk dan Dnipropetrovsk di Ukraina, kata para pejabat.Bandar udara di Kota Dnipro hancur dihantam rudal, kata Gubernur Dnipropetrovsk Valentyn Reznichenko.Kementerian pertahanan Rusia mengatakan rudal-rudal dengan ketepatan tinggi memporak-porandakan markas besar batalion Dnipro Ukraina di Kota Zvonetsky.Sementara itu, Kanselir Austria Karl Nehammer mengatakan dirinya akan bertemu Putin pada Senin di Moskow.Perjumpaan itu akan menjadi yang pertama kalinya dilakukan secara tatap muka antara Putin dan pemimpin suatu negara Uni Eropa sejak invasi Rusia.Sejak Rusia menyerbu negaranya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memohon kepada negara-negara Barat agar memberi bantuan pertahanan.Zelenskyy juga meminta mereka memperkeras sanksi bagi Moskow, termasuk dengan menerapkan embargo atas ekspor energi Rusia.Penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan mengatakan kepada televisi ABC News, \"Kita akan memberi bantuan senjata yang diperlukan Ukraina untuk memukul balik Rusia supaya tidak semakin banyak menguasai kota-kota.\"Ketika diwawancarai dalam program \"60 Minutes\" di televisi CBS, Zelenskyy mengatakan ia punya keyakinan pada kemampuan angkatan bersenjata negaranya.Namun, katanya, \"sayangnya saya tidak yakin bahwa kami akan mendapatkan semua yang kami butuhkan\" dari Amerika Serikat.n(Ida/ANTARA/Reuters)

Polda Sultra Menerjunkan 1.260 Personel untuk Mengamankan Aksi Damai 11 April

Jakarta, FNN - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menerjunkan sebanyak 1.260 personel dalam mengamankan demonstrasi damai yang bertitik di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Senin 11 April 2022.Kasubbid Penmas Humas Polda Sultra Kompol Tiswan, di Kendari, Senin, mengatakan bahwa ribuan personel diterjunkan dalam mengamankan unjuk rasa serentak yang dilakukan mahasiswa.\"Ada 1.260 personel dikerahkan untuk melakukan pengamanan demonstrasi serentak yang dilakukan oleh mahasiswa hari ini,\" katanya pula.Dia berharap mahasiswa maupun masyarakat menyampaikan aspirasinya dengan tertib, santun dan aman serta menghindari tindakan anarkis yang jika itu terjadi pastinya akan merugikan masing-masing pihak.\"Kepada mahasiswa dan masyarakat, unjuk rasa ini dapat berjalan dengan damai humanis dan tidak terprovokasi,\" ujarnya lagi.Terlihat personel telah bersiaga di lokasi Gedung DPRD Sultra. Begitu pun mahasiswa maupun elemen masyarakat telah berdatangan.Sejumlah mobil water cannon milik kepolisian setempat telah disiapkan di jalan depan Kantor DPRD Sultra maupun di dalam pekarangan kantor wakil rakyat tersebut. Personel gabungan berpakaian lengkap, helm, tameng dan pentungan juga bersiaga di lokasi ini.Hingga berita ini diturunkan, massa pengunjuk rasa masih berorasi di depan Kantor DPRD Sultra, massa mencoba masuk ke Kantor DPRD setempat, namun tidak diperbolehkan pihak keamanan. (Ida/ANTARA)

Polri Mengamankan Unjuk Rasa dari "Penyusup"

Jakarta, FNN - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihaknya mengamankan unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dari kemungkinan adanya penyusup yang mengganggu agenda mahasiswa.“Yang kita harus hindari tentunya adalah jangan sampai ada penumpang atau penyusup yang kemudian mengganggu proses dari kegiatan yang ingin dilakukan oleh teman-teman mahasiswa. Ini yang harus kita jaga dan kita pisahkan,” ucap Sigit kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin.Pengamanan tersebut bertujuan agar para mahasiswa yang menyampaikan aspirasi betul-betul bisa satu suara dan murni merupakan aspirasi mahasiswa tanpa ada tumpangan dari oknum yang ingin memanfaatkan para mahasiswa.“Ini yang kita jaga dan kita lihat, alhamdulillah semuanya berjalan kondusif dan Polri pasti akan memberikan pelayanan yang terbaik agar proses demo dari teman-teman mahasiswa bisa berjalan aman, lancar, aspirasinya tersampaikan,” tuturnya.Sigit melanjutkan, tentunya para pemangku kebijakan, dalam hal ini adalah pemerintah, akan mendengarkan dan tentunya diharapkan bisa menindaklanjuti apa yang menjadi harapan para mahasiswa.Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga menegaskan bahwa ia sudah memberi instruksi kepada para aparat yang bertugas untuk bisa memberikan pelayanan terhadap aksi demo mahasiswa.Instruksi tersebut bertujuan untuk memberi jaminan terhadap kebebasan berpendapat bagi mahasiswa di tengah negara yang demokratis.“Oleh karena itu kami sudah tugaskan seluruh anggota untuk mengawal dan mengamankan agar proses demo bisa berjalan dengan aman, dengan damai, dengan tertib, dan kemudian aspirasi dari teman-teman mahasiswa bisa tersampaikan,” kata Sigit.Ia berpandangan bahwa hal ini menjadi sangat penting karena mahasiswa merupakan pengawal demokrasi yang selalu bersuara kritis.“Tentunya harus kita jaga,” ucapnya.Terkait dengan beberapa demonstran yang berhasil diamankan, Sigit mengungkapkan terdapat beberapa orang yang membawa senjata tajam, namun hingga saat ini belum ada yang membawa senjata api. Aparat masih melakukan pendalaman terkait hal ini. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada (yang bawa senjata api),” kata Kapolri. (Ida/ANTARA)