ALL CATEGORY

Anies dalam Politik Kebangsaan atau Politik Keagamaan?

    Seiring pesatnya popularitas Anies Baswedan, dan seiring itu pula rekatnya politik identitas Gubernur DKI Jakarta ini. Di satu sisi ia ini dikenal sebagai seorang yang liberal, dan di lain sisi dianggap intim dengan kekuatan Islam politik. Oleh: Yusuf Blegur, Pegiat Sosial dan Aktivis Yayasan Human Luhur Berdikari   ADAGIUM politik adalah soal kepentingan, yang tidak bisa dihindari Anies yang memiliki trah Jawa dan Arab. Mantan Rektor Universitas Paramadina dan penggagas Indonesia Mengajar itu, selain cucu dari pahlawan yang kental nasionalismenya, juga banyak mengenyam pemikiran pendidikan barat. Anies seperti sedang menari-nari dalam panggung politik besar Indonesia yang penuh kebhinnekaan dan kemajemukan. Persoalan kebangsaan dan keagamaan memang tidak bisa dilihat dan dianggap sederhana. Ada aspek sejarah di mana ideologi dan politik memenuhi ruang itu. Diskursus mengenai agama dan negara atau kebangsaan tidak bisa dinilai secara hitam-putih tapi juga tidak bisa ditempatkan menjadi abu-abu. Ada aspek kesadaran ideal spiritual dan kesadaran rasional materil yang dibutuhkan untuk menghadirkannya. Agama dan negara tidak bisa dilihat sebagai konsep hubungan yang sekuler ansih. Tetapi juga penting untuk meninjau lebih utuh konsep kekafahan keduanya jika dianggap sebagai pilihan terbaik atau solusi. Menariknya, jika bicara figur Anies dan persfektif kepemimpinannya ke depan, perlu kejelian memetakan dan mengambil posisi dalam habitat politik kontemporer Indonesia. Beberapa cluster menawarkan kenyamanan hunian dan identifikasi sosialnya. Apakah figur Anies menjadi seorang yang Islami, Nasionalis, kapitalis atau Marxis sekalipun? Apakah sosok Anies itu menyediakan dirinya untuk menjadi jamaah dari salah satu komunitas basis peradaban itu? Atau memandang semua itu sebagai sebuah proses yang terus bertumbuh dan dinamis. Termasuk  memilih kelenturan dalam membangun pola interaksi diantara beberapa ideologi dan aliran politik itu. Apakah taktis dan strategis atas nama sinergi dan elaborasi semua itu akan menjadi instrumen politik fundamental dalam proyeksi politiknya. Seperti Soekarno yang bermain-main dengan Nasakom. Semua pasti ada konsekuensi dan resikonya sendiri. Akankah Gubernur Jakarta yang berada dekat di bibir halaman Istana negara itu mempunyai sikap tersendiri yang jauh dari mainstream dan keniscayaan politik praktis. Rakyat menunggu aksi seorang Anies. Apakah ia akan berdansa dengan serigala? Atau sekedar bercanda dengan Harimau? Mungkinkah Anies mampu berjarak dengan pertunjukkan sirkus binatang-binatang liar nan buas. Maukah Anies merasakan keinginan hati dan keyakinannya meski dalam kesendirian menghindari kegaduhan pesta rakyat. Rakyat membutuhkan jawaban dan waktu Anies memang tak lama untuk menuntaskannya. Akankah Anies memilih jalan ideal menempuh perjalanannya? Atau Anies lebih rasional meraih panggung kekuasaan. Wallahu a\'lam bishawab. (*)

Perang Opini dan Realitas Kelapa Sawit Indonesia

Sejauh ini, tanaman kelapa sawit --terlepas dari kampanye negatif yang terus digencarkan-- sudah menunjukkan potensinya yang luar biasa. Kenyataan ini perlahan-lahan mengubah kesadaran manusia. Interaksi yang intens antar individu pun makin memperbaiki kualitas pengelolaan perkebunan kelapa sawit Oleh: Mochamad Husni, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Sahid SEBAGAI praktisi komunikasi yang bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit, saya sering memanfaatkan kesempatan berdiskusi di hadapan mahasiswa untuk memeriksa sejauh mana persepsi mereka tentang komoditas yang menjadi core business tempat saya bekerja.Sebagian besar positif. Tapi pernah pula saya temui mahasiswa yang mengutip berita dengan isi yang menggugat tata kelola tanaman yang tumbuh subur di Indonesia ini. Di antara beragam opini kontradiktif yang bertebaran di media massa, mana yang harus dipercaya publik?Ini tentu bukan sekadar pertanyaan yang ingin memastikan perihal benar dan salah. Jawaban yang diberikan harus komprehensif. Sebab, implikasinya sangat panjang. Tidak semata-mata persoalan image dan reputasi industri kelapa sawit Indonesia. Strategi pembangunan nasional bisa dikoreksi. Apalagi sekarang ini tengah dirumuskan roadmap atau peta jalan pembangunan industri kelapa sawit nasional, senafas dengan keinginan Presiden Joko Widodo bahwa kelak sektor komoditas unggulan ini setop mengekspor bahan mentah (Crude Palm Oil/CPO). Di balik keinginan itu tentu ada harapan agar hilirisasi industri kelapa sawit bisa memberi added value dan memperkuat dampak positif terhadap neraca perdagangan Indonesia. Ketika merenung-renungkan pertanyaan seputar kebenaran dalam industri kelapa sawit, ingatan saya melambung pada buku lama yang ditulis Peter Ludwig Berger, Social Contructions of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Buku lawas yang ditulis sosiolog Amerika tahun 1966 bersama sosiolog Jerman bernama Thomas Luckmann ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan sangat baik oleh Hasan Basari. Diterbitkan LP3ES tahun 1990 dengan judul \"Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan\". Teorinya masih sangat relevan. Sebagai pisau analisis, pendekatan yang digunakan masih tajam membedah fenomena era post truth seperti sekarang.Kendati Berger dan Luckman menulis buku tersebut lebih dari setengah abad lalu, “teorinya hingga hingga kini masih tetap relevan untuk dijadikan semacam alat analisis atau sebagai objek kajian bagi studi-studi ilmu sosial, khususnya sosiologi dan ilmu komunikasi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” tulis Alex Sobur ketika memaparkan paradigma konstruktivis Berger dalam buku \"Filsafat Komunikasi: Tradisi dan Metode Fenomenologi\", terbitan Rosda Karya, 2013. Memang, paparannya tetap mampu menjernihkan pandangan ketika digunakan untuk menepis kebingungan publik di tengah perang opini tentang kelapa sawit Indonesia yang masih terjadi hingga hari ini.Konstruksi sosial Social contruction atau konstruksi sosial seperti yang dipaparkan panjang lebar Peter Berger bersama Thomas Luckmann, secara sederhana dapat dipahami sebagai penyusunan, pembentukan, terbangunnya sesuatu, sebagai hasil atau buah dari aktivitas sosial (masyarakat). Ketika kedua sosiolog itu menggunakan frase social construction of reality, “sesuatu” dalam pemikiran mereka merujuk pada realitas. Seperti apakah realitas industri kelapa sawit Indonesia? Apakah sama persis dengan opini-opini maupun publikasi yang bisa ditemukan masyarakat di media massa dan forum-forum diskusi? Apakah kelapa sawit sejahat virus atau bakteri hingga sebuah produk makanan harus diberi label palm oil free saat di-display di supermarket? Sedemikian buruk itukah realitas tentang kelapa sawit? Di sinilah arti penting pendekatan Berger dan Luckmann. Mereka mendefinisikan realitas atau kenyataan sebagai suatu kualitas yang terdapat dalam fenomena-fenomena. Fenomena ini memiliki keberadaannya (being) sendiri dan sama sekali tidak tergantung pada kehendak manusia. Fenomena-fenomena itu nyata (real) dan memiliki karakteristik yang spesifik. Berger dan Luckmann memandang bahwa realitas atau kenyataan itu dibangun secara sosial. Artinya, individu-individu dalam masyarakat-lah yang sebenarnya membangun masyarakat. Karena itu, pengalaman individu tidak dapat terpisahkan dengan masyarakat. Manusia sebagai pencipta realitas sosial yang objektif melalui momen dialektis yang melibatkan tiga proses yaitu: eksternalisasi, obyektivasi, dan internalisasi. Keseluruhan proses ini berlangsung secara simultan dan terus menerus. Dialektikanya dipicu oleh karakter dasar manusia sebagai makhluk sosial (organisme) yang mau tak mau pasti berinteraksi dengan sesama maupun alam semesta. Interaksi-interaksi itu kemudian melahirkan kesadaran. Dalam tahap eksternalisasi, maka nilai-nilai, norma, etika, dan segala bentuk maupun cara dalam memperlakukan individu lain serta alam sekitar (termasuk kelapa sawit) terekam dan menjadi pengetahuan individu. Obyektivasi berlangsung ketika pengetahuan individual itu bertemu dengan pengetahuan individu lainnya. Maka, tidak perlu heran ketika petani-petani kelapa sawit memahami komoditas yang ia budidayakan sebagai realitas yang baik dan bermanfaat. Pemerintah kabupaten yang wilayahnya mekar serta berkembang pesat tentu merekam dalam ingatan mereka tentang begitu banyak dampak positif perkebunan kelapa sawit bagi kesejahteraan masyarakat. Begitu juga dengan konfirmasi dari pemerintah pusat yang melihat langsung betapa devisa negara menjadi sehat berkat ekspor kelapa sawit ke pasar global. Sebaliknya, pemahaman berbeda mungkin saja muncul pada individu-individu lain. Semua bergantung pada interaksi dan pengalaman-pengalaman kongkrit mereka ketika bersentuhan dengan kelapa sawit, individu-individu lain dan alam sekitar mereka. Mungkin saja opini mereka tentang tanaman menjadi sangat negatif. Penjelasan Berger dan Luckmann ada di ranah ilmu sosiologi. Kendati begitu, kajian komunikasi berada di posisi yang tak kalah penting. Eksternalisasi, obyektivasi dan internalisasi berlangsung melalui perantaraan berkat kemampuan manusia berkomunikasi.Bahasa, menurut Berger dan Luckmann, “merupakan instrumen pokok untuk menciptakan realitas”, seperti ditulis Alex Sobur yang mengutip disertasi Ibnu Hamad yang berjudul “Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa: Sebuah Studi Critical Discourse Analysis terhadap Berita-Berita Politik”. Di dalam studinya yang mengaitkan paradigma konstruksi sosial dengan media itu, Hamad sampai pada kesimpulan bahwa seluruh isi media, tiada lain merupakan realitas yang telah dikonstruksikan (constructed reality). Pembuatan berita di media, menurutnya seperti ditulis Sobur, pada dasarnya adalah menyusun realitas-realitas hingga membentuk sebuah cerita atau wacana yang bermakna. Itu sebabnya, karena realitas sosial merupakan hasil konstruksi sosial –seperti ditulis Sobur-- maka kebenaran realitas sosial bersifat relatif. Semua bisa benar, semua juga berpeluang mengandung ketidakbenaran. Termasuk, opini-opini yang banyak dikonsumsi publik mengenai kelapa sawit Indonesia.Pekerjaan Rumah Berger dan Luckmann tentu tidak berkepentingan dengan status benar atau salah. Sebagai sosiolog, analisisnya dapat kita gunakan untuk secara jernih memahami sebaran informasi di ranah publik yang kadang membingungkan. Yang pasti, dialektika terus bergulir. Bersamaan dengan itu, ia akan memperbaharui pengetahuan dan kesadaran individu-individu dan masyarakat. Satu hal yang amat menarik adalah penegasan Berger dan Luckmann perihal manusia sebagai organisme. Sebagai organisme, manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan dasar yang harus mereka penuhi untuk keberlangsungan hidup mereka. Pangan, energi, dunia yang lestari, merupakan sederet daftar yang tak bisa ditiadakan. Di antara sekian banyak ciptaan Tuhan di bumi, tentu manusia akan sampai pada penemuan tentang makhluk terbaik yang paling pas dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu. Sejauh ini, tanaman kelapa sawit --terlepas dari kampanye negatif yang terus digencarkan-- sudah menunjukkan potensinya yang luar biasa. Kenyataan ini perlahan-lahan mengubah kesadaran manusia. Interaksi yang intens antar individu pun makin memperbaiki kualitas pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang sesuai dengan prinsip-prinsip sustainability. Seperti ditegaskan Hamad bahwa media juga berperan dalam mengkonstruksi realitas sosial, maka perhatian kita terhadap media tidak boleh dilupakan. Berita-berita ataupun opini tentang dampak positif kelapa sawit yang selama ini mungkin baru beredar di sekitar petani, sentra-sentra perkebunan kelapa sawit, kawasan-kawasan eks transmigrasi yang berubah menjadi pusat pemekaran wilayah akan semakin banyak dikonsumsi publik berkat pemberitaan media.Seiring dengan interaksi langsung antarindividu, masyarakat dan alam yang akan menanamkan kesadaran baru tentang kelapa sawit, sosialisasi di media massa dari mereka yang telah meyakini kelapa sawit sebagai kebaikan akan menggeser relativitas kebenaran yang terkandung dalam kelapa sawit. (*)

Ponsel Murah Keluaran 2021, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Jakarta, FNN - Ponsel tingkat \"entry level\" atau pemula masih menggiurkan selama pandemi tahun ini, banyak konsumen yang mencari ponsel dengan harga yang murah.Data dari IDC untuk pasar ponsel Indonesia menunjukkan popularitas merk ponsel di pasaran kebanyakan didukung segmen pemula, yaitu pada rentang harga 100-200 dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp1.500.000 hingga Rp2.900.000.ANTARA merangkum 10 ponsel berharga murah keluaran tahun ini.1. realme C25YPonsel berlayar 6,5 inci ini memiliki rasio layar ke bodi sebesar 88,7 persen. realme memberikan baterai sangat besar, 5.000mAh yang diklaim bisa bertahan selama 48 hari dalam mode siaga.Baterai yang besar ini juga diimbangi pengisian daya cepat 18W.Fitur andalan dari realme C25Y berupa kamera utama sebesar 50MP, dari konfigurasi tiga kamera di bagian belakang. Berkat resolusi yang besar dan bukaan f/1.8, ponsel ini bisa menghasilkan foto resolusi hingga 8160x6144 piksel.Kamera lainnya di belakang berupa lensa makro dan lensa black and white, keduanya berukuran 2MP.realme menggunakan chipset Unisoc T610, yang memiliki dua Arm Cortex-A75 yang mampu beroperasi hingga 1,8GHz dan enam Arm Cortex-A55 yang juga bisa beroperasi sampai 1,8GHz.Chip ini menggunakan GPU Arm G52 3EE 2-Core yang menjanjikan performa grafis lebih tinggi 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.Ponsel ini dipasarkan seharga Rp2.099.000 untuk kapasitas 4GB+64GB.2. realme 8irealme 8i, yang dijual mulai Rp2.499.000, mengunggulkan kemampuan layar ponsel rasa kelas menengah, namun, dalam harga ponsel pemula.Ponsel ini memiliki refresh rate 120Hz, memberikan pengaturan kecerahan layar seluas 6,6 inci pada posisi terendah hingga 1 nit.Performa layar realme 8i didukung oleh chip dari MediaTek, Helio G96 dengan dua inti A75 besar dan enam inti A55 kecil, frekuensi utama mencapai 2,05GHz.Dengan paduan chip, kemampuan refresh rate dan baterai besar 5.000mAh, realme menjanjikan ponsel ini mendukung bermain game.Selain performa layar, realme juga membekali ponsel ini dengan kemampuan fotografi berupa kamera utama di belakang sebesar 50MP. Dua lensa lainnya di belakang berupa lensa makro 2MP dan lensa black and white 2MP.Selain kapasitas 4GB+64GB, realme 8i juga tersedia dalam versi 6GB+128GB (Rp2.999.000).3. Infinix Smart 6 NFCSeperti namanya, Infinix menawarkan fitur NFC pada ponsel kelas pemula ini, yang bisa digunakan antara lain untuk pembayaran berbasis elektronik.Infinix Smart 6 NFC hadir dengan layar 6,6 inci, resolusi HD+. Infinix memberikan tingkat kecerahan 500 nit sehingga layar tetap bisa terlihat meski pun sedang berada di bawah terik matahari.Kamera belakang ponsel ini hadir dengan susunan kamera ganda, lensa utama 8MP dan lensa lainnya yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan. Infinix juga memberikan lampu ganda Dual Flashlight.Performa ponsel ini didukung baterai sebesar 5.000mAh dan kapasitas memori dan penyimpanan internal 2GB+32GB.Ponsel ini baru diluncurkan bulan ini, dipasarkan seharga Rp1.299.000.4. vivo Y21sMerk ponsel asal China ini diperkenalkan sebagai ponsel yang murah, namun, memiliki fitur kelas \"flaghsip\".Rasa flagship ini terlihat dari fitur kamera, vivo memberikan lensa resolusi 50MP sebagai kamera utama di belakang, yang dilengkapi dengan fitur Super Night Mode dan Eye Autofocus.Total terdapat tiga kamera belakang pada Y21s, lainnya berupa lensa super bokeh 2MP dan super macro 2MP.Di depan, kamera swafoto 8MP dilengkapi dengan fitur Super Night Selfie resolusi HD.Untuk layar, vivo Y21s hadir dengan ukuran 6,51 inci HD+ Ultra All Screen, layar ini mendukung mode perlindungan untuk mata atau Eye Protection.Ponsel ini ditenagai chip MediaTek Helio G80 Gaming, vivo memberikan RAM berkapasitas 4GB yang bisa diperluas menjadi 5GB. Perluasan ini diambil dari ruang penyimpanan.Sementara itu, kapasitas penyimpanan internal ponsel ini sebesar 128GB, yang bisa diperluas dengan kartu memori sampai 1TB.vivo Y21s dengan baterai 5.0000mAh dijual seharga Rp2.799.000.  5. Redmi Note 10Ponsel dari Xiaomi ini menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 678, chip inti delapan dengan CPU Kryo 460 clockspeed 2,2GHz dan memiliki teknologi image signal processor Spectra 250L.Ponsel ini berspesifikasi tinggi untuk harga kelas pemula, salah satunya terlihat dari pilihan susunan empat kamera di belakang, masing-masing berupa lensa utama 48MP, ultra-wide angle 8MP, makro 2MP dan lensa berkedalaman 2MP.Sementara di depan, pada layar 6,43 inci, terdapat kamera swafoto 13MP.Redmi Note 10 hadir dengan kapasitas baterai 5.000mAh, dilengkapi dengan fitur pengisian daya 33W.Sementara itu, memori dan kapasitas penyimpanan masing-masing sebesar 4GB dan 64GB.Redmi Note 10 dijual seharga Rp2.499.000 saat peluncuran awal tahun ini.6. Redmi 10Xiaomi memberikan layar seluas 6,5 inci, resolusi FHD+ 1080 piksel dengan takik atau notch bernama Dot Display. Redmi 10 memiliki teknologi AdaptiveSync untuk menyesuaikan refresh rate hingga 90Hz sesuai dengan penggunaan ponsel.Ponsel ini juga hadir dengan kamera 50MP di bagian belakang, bersama lensa ultra-wide angle 8MP, makro 2MP dan lensa berkedalaman 2MP. Sementara di depan, kamera swafoto 8MP.Redmi 10 menggunakan chip MediaTek, Helio G88, prosesor inti delapan 2.0GHz terdiri dari CPU Arm Cortex-A75 dan Arm Cortex A-55. Chip ini bisa mengoptimalkan frekuensi GPU dan kecepatan refresh rate.Baterai 5.000mAh yang disematkan pada ponsel ini memiliki kemampuan reverse wired charging, bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lainnya.Xiaomi memberikan pilihan RAM dan penyimpanan 4GB+64GB (Rp1.999.999) dan 6GB+128GB (Rp2.399.999).7. OPPO A16OPPO menggunakan chipset MediaTek Helio G35 untuk ponsel A16, chip dengan delapan inti, kecepatan CPU hingga 2,3GHZ dan menggunakan GPU IMG GE8320. Kemampuan chip diimbangi dengan RAM 4GB.Dari segi layar, A16 memiliki luas 6,52 inci dengan rasio layar ke bodi ponsel 88,7 persen. Layar memiliki refresh rate 60Hz dan touch sampling rate 60Hz.Untuk kemampuan fotografi, OPPO menyematkan kamera utama pada bagian belakang, sebesar 13MP bukaan f/2.2. Selain itu, terdapat juga kamera mono 2MP bukaan f/2.4 dan kamera makro 2MP f/2.4.Kamera depan A16 memiliki resolusi 8MP.OPPO memasarkan ponsel ini seharga Rp2.499.000 untuk kapasitas 4GB+64GB.8. Oppo A54 2021Ponsel A54 edisi terbaru hadir dengan layar 6,51 inci tipe takik (notch) punch-hole, dilengkapi fitur Eye Comfort untuk mengurangi cahaya biru, Sunlight Screen supaya layar tetap bisa dilihat saat sinar matahari terik dan Moonlight Screen ketika sedang berada di tempat cahaya redup atau saat malam hari.Keunggulan ponsel terdapat pada tiga kamera belakang, masing-masing berupa lensa utama 13MP, makro 2MP dan lensa bokeh 2MP.Kamera OPPO A54 sudah dilengkapi dengan kecerdasan buatan, antara untuk meningkatkan saturasi dan kecerahan gambar (fitur Dazzle Color), pengenalan objek gambar otomatis (AI Scene Recognition) dan Ultra Night Mode untuk berfoto saat malam hari.Kamera swafoto 16MP dilengkapi dengan fitur AI Beautification 2.0 yang diperbarui agar bisa mengukur cahaya sekitar untuk efek mempercantik wajah.Ponsel ini ditenagai MediaTek Helio P35, RAM 4GB dan kapasitas penyimpanan internal 128GB. Ponsel dipasarkan seharga Rp2.699.000.9. Samsung Galaxy M12Samsung menjual ponsel ini di bawah Rp2.000.000, namun, berani memberikan kapasitas baterai 5.000mAh pada Galaxy M12.Layar 6,5 inci HD+ PLS dengan takik Infinity-V ini dibekali dengan refresh rate dinamis 90Hz.Pada kamera, Samsung menyematkan empat kamera belakang terdiri dari lensa utama 48MP, lensa ultra-wide 5MP, lensa makro 2MP dan lensa berkedalaman (depth) 2MP. Di bagian depan, terdapat kamera 8MP.Dapur pacu Galaxy M12 diisi chip buatan Samsung, Exynos 850 dengan fabrikasi 8nm dan dukungan GPU Mali-G52. Samsung memberikan kapasitas penyimpanan mulai 32GB yang bisa diperluas hingga 1TB dengan kartu memori.Ponsel ini terdiri dari dua varian, yaitu 3GB+32GB seharga Rp1.899.000 dan 4GB+64GB Rp2.099.000.10. Samsung Galaxy A03 CorePonsel murah teranyar dari Samsung ini dijual seharga Rp1.199.000, sudah menggunakan layar 6,5 inci rasio layar 20:9 dan baterai besar 5.000mAh.Ponsel yang ditujukan untuk pelajar ini berjalan dengan sistem operasi Android 11 Go Edition. Sistem operasi yang ringan ini bertujuan menghemat daya baterai sekaligus penggunaan kuota internet.Galaxy A03 Core menggunakan chip Unisoc SC9863A, prosesor delapan inti kecepatan 1,6GHz. Selain chip, dapur pacu ponsel didukung RAM 2GB dan kapasitas penyimpanan internal 32GB.Untuk kamera, ponsel ini hanya memiliki satu kamera belakang 8MP dan satu lagi di depan sebesar 5MP. (mth)

DPRA Aceh Minta KLH Evaluasi Izin Konsesi HTI

Banda Aceh, FNN - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dahlan Jamaluddin meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengevaluasi izin konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Aceh Nusa Indrapuri yang berada di kawasan Kabupaten Aceh Besar.“Jika kementerian tidak serius mengevaluasi izin HTI tersebut ditakutkan terjadi konflik di lapangan antara masyarakat dengan perusahaan,” kata Dahlan Jamaluddin dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Jumat.Permintaan itu disampaikan Dahlan Jamaluddin dalam pertemuan dengan Jajaran Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian LHK di Jakarta.Dahlan meminta kementerian untuk melakukan evaluasi secara serius bersama dengan Pemerintah Aceh dengan melibatkan masyarakat.\"Aceh Nusa Indrapuri menguasai lahan yang sangat luas di dua kabupaten, akan tetapi tidak produktif sejak era 1990-an,\" ujarnya.Di sisi lain, kata Dahlan, ada masyarakat yang sangat membutuhkan lahan untuk menggerakkan perekonomian, namun tidak memiliki lahan.Dahlan meminta agar lahan yang luasnya seratusan ribu hektare tersebut bisa dialihkan kepada masyarakat dan juga kepada mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).Pengalihan lahan itu, menurut Dahlan, sesuai dengan program reforma agraria yang sedang digaungkan oleh Presiden Jokowi.“Harapannya, bukan hanya untuk Aceh Nusa Indrapuri, termasuk juga konsesi-konsesi lain yang ada di Aceh yang saat ini banyak yang bermasalah,” kata politikus Partai Aceh itu.PT Aceh Nusa Indrapuri menguasai lahan yang membentang dari Kabupaten Aceh Besar hingga Kabupaten Pidie. Sejak tahun 1993, perusahaan tersebut menguasai lahan yang luasnya sekitar 111 ribu hektare di dua kabupaten tersebut.Terkait hal itu, Direktur Jenderal PHL KLHK Agus Justianto menyatakan segera mengevaluasi izin konsesi HTI milik PT Aceh Nusa Indrapuri di wilayah Kabupaten Aceh Besar hingga Pidie tersebut.“Jadi, kalau misalnya nanti dalam evaluasi perizinan ini izinnya harus dicabut, tentu kita harus cari solusinya. Apakah kita buka lagi investor lain untuk masuk atau misalnya dengan program yang ada,” kata Agus Justianto.Agus menjelaskan, saat ini Kementerian LHK mempunyai program perhutanan sosial yang memberi ruang kepada perusahaan untuk bermitra dengan masyarakat.“Jadi tidak bisa seperti dulu eksklusif, HPH dan HTI hanya untuk keuntungan sendiri. Masyarakatnya miskin terus dibiarkan saja. Kalau sekarang tidak bisa, komitmen dari Presiden jelas, harus melibatkan masyarakat,” ujarnya.Dirinya juga mengatakan bahwa PT Aceh Nusa Indrapuri sudah mendapatkan surat peringatan yang ketiga kali dari kementerian.“Itu akan kita lanjutkan evaluasinya. Dan saya harapkan tidak terlalu lama, sehingga sudah ada keputusan,” demikian Agus. (sws, ant)

TNI Bagikan Bahan Pangan Pokok kepada Warga Enarotali di Paniai

Paniai, 25/12 (ANTARA) - Anggota TNI dari Komando Rayon Militer 1703-01/Enarotali membagikan bahan pangan pokok kepada warga kurang mampu di Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua.Komandan Rayon Militer Enarotali Mayor Cba (k) Marina Rumawak mengatakan bahwa kegiatan pembagian bahan pangan pokok kepada warga itu merupakan bagian dari upaya TNI untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.\"Pembagian sembako juga untuk membantu meringankan beban masyarakat mengingat saat ini situasi pandemi virus corona belum berakhir, dan untuk bersama-sama merasakan cinta kasih di Hari Raya Natal,\" katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers TNI yang diterima pada Sabtu.​​​​Marina mengingatkan warga untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19 serta mengimbau warga segera melapor ke Komando Rayon Militer jika menghadapi masalah keamanan.\"Sehingga segala permasalahan dapat segera ditangani dan suasana wilayah Kabupaten Paniai tetap aman, nyaman, dan kondusif,\" katanya. (sws)

Kemarin, Bakamla Tangkap Kapal Ikan Hingga 370 Teroris Ditangkap

Jakarta, FNN - Beberapa berita hukum yang terjadi pada Jumat (24/12) yang masih menarik dan layak untuk dibaca kembali mulai dari Bakamla tangkap kapal ikan berbendera Vietnam hingga Densus 88 menangkap 370 tersangka teroris sepanjang 2021.   Berikut rangkuman beritanya:   1. Bakamla tangkap kapal ikan berbendera Vietnam di Laut Natuna UtaraKapal Badan Keamanan Laut, KN Pulau Dana-323, menangkap satu kapal ikan asing berbendera Vietnam yang melakukan aktivitas ilegal di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, Jumat.   Baca selengkapnya di sini   2. Kapolri pastikan pengamanan optimal perayaan Natal-Tahun BaruKepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo, memastikan memberikan pelayanan maksimal dan pengamanan yang optimal sepanjang perayaan ibadah Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.   Baca selengkapnya di sini   3. Tiga oknum TNI AD jalani proses hukum karena terlibat tabrakan di NagregTiga oknum TNI AD tengah menjalani proses hukum, karena diduga terlibat dalam kasus tabrakan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang mengakibatkan dua remaja tewas.   Baca selengkapnya di sini   4. Mahfud ingatkan ancaman siber dan radikalisme di Mako BrimobMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, mengingatkan tentang ancaman siber dan radikalisme di Mako Brimob Polri.   Baca selengkapnya di sini   5. Densus 88 Antiteror tangkap 370 tersangka teroris sepanjang 2021Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sepanjang 2021 telah melakukan penegakan hukum tindak pidana terorisme dengan menangkap 370 orang tersangka, meningkat dibandingkan tahun 2020 sebanyak 232 orang. (sws)   Baca selengkapnya di sini 

IIC London terus dorong pembangunan Masjid Indonesia

London, FNN - Pusat keIslaman Indonesia (IIC) di London, Inggris, terus mendorong upaya pembangunan Masjid Indonesia di kota itu dengan menyepakati pelunasan bangunan di lokasi baru selama 6 hingga 9 bulan.Total dana yang perlu disiapkan panitia untuk membeli bangunan ini adalah 1,5 juta poundsterling (setara Rp28,57 miliar) dengan 100 ribu poundsterling biaya administrasi jual beli yaitu di antaranya untuk biaya survei resmi dan pengacara (solicitor), demikian perwakilan panitia IIC Berry Natalegawa dalam keterangannya diterima pada Kamis (23/12) malam.Lokasi bangunan berada di wilayah Neasden, Barat Laut London sekitar 9 km dari pusat kota.Bangunan terdiri atas 2 lantai dengan luas 368,5 meter persegi dinilai strategis karena dekat dengan stasiun kereta bawah tanah, jalur bus, dan jalan lingkar utara yang menghubungkan Central London.“Nilai plus selain lokasi yang cukup strategis, adalah bangunan ini sudah berizin sebagai tempat ibadah dan bisa menampung hingga 500 orang ,\" tambah Berry menjelaskan sebelumnya bangunan digunakan sebagai gereja.Menurut dia, kondisi bangunan tidak memerlukan perbaikan besar untuk segera bisa digunakan.Selain itu, bangunan lama yang sebelumnya ditempati IIC juga dalam proses penawaran penjualan ke pihak lain.\"Dari hasil penjualan rumah ini nanti dan donasi yang sudah terkumpul hingga saat ini, maka kekurangan dananya 600 ribu poundsterling, “ kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid IIC London Eko Kurniawan.Dia menambahkan mulai Januari 2022, panitia akan meluncurkan rencana penggalangan dana.Hingga berita ini dimuat, dana yang tersedia sebesar 900 ribu poundsterling yang berasal dari hasil penjualan bangunan lama IIC senilai 560 ribu poundsterling, dan pengumpulan donasi sebesar 340 ribu poundsterling.“Untuk itu kekurangan dana yang diperlukan adalah sebesar 600 ribu poundsterling atau sekitar Rp12 miliar yang harus lunas dalam 6 hingga 9 bulan ke depan sesuai nanti hasil negosiasi dengan pemilik bangunan yang sedang kita tawar ini, “ demikian keterangan IIC London. (sws, ant)

Presiden Korsel Ampuni Mantan Presiden Park Geun-hye

Seoul, FNN - Presiden Korea selatan Moon Jae-in mengampuni mantan Presiden Park Geun-hye, yang sedang menjalani hukuman penjara karena korupsi, kata kementerian kehakiman, Jumat. Ampunan itu diberikan Moon di tengah persaingan ketat pemilihan presiden.Pengacara Park, Yoo Yeong-ha, mengatakan Park sudah menyampaikan permintaan maaf karena telah merugikan publik. Ia juga menyatakan terima kasih kepada Presiden Moon karena telah mengambil suatu keputusan sulit.Kantor Presiden Moon mengatakan pengampunan diberikan pada Park dengan niat untuk \"menyelesaikan masa lalunya yang pahit, mendorong kesatuan bangsa, dan bergandengan tangan menuju masa depan.\"Park (69 tahun) merupakan presiden pertama Korsel yang terpilih secara demokratis namun didepak dari jabatannya ketika Mahkamah Konstitusi mengukuhkan keputusan parlemen pada 2017 untuk memakzulkan dia terkait sebuah skandal.Skandal tersebut juga menyeret pemimpin dua perusahaan raksasa, termasuk Samsung, ke balik jeruji.Park dipecat sebagai presiden setelah ia dinyatakan bersalah berkomplot dengan seorang temannya untuk menerima dana puluhan miliar won dari perusahaan-perusahaan besar.Uang tersebut sebagian besar digunakan untuk mendanai keluarga temannya serta yayasan-yayasan nirlaba.Pada Januari, mahkamah konstitusi menetapkan hukuman 20 tahun penjara pada Park atas dakwaan korupsi.Hukuman itu merupakan ujung kejatuhannya dari kekuasaan serta akhir dari proses hukum.Presiden Moon sebelumnya menyatakan tekad bahwa ia tidak akan mengampuni orang-orang yang dihukum karena korupsi.Namun, banyak pendukung serta politisi partai oposisi utama Kekuatan Rakyat melontarkan desakan agar Park diampuni menjelang pemilihan presiden pada Maret 2022.Desakan itu didasarkan atas alasan bahwa kesehatan Park memburuk dan bahwa perselisihan politik kian dalam.Para anggota oposisi di parlemen mengatakan Park mengalami masalah kesehatan di penjara, termasuk akhirnya harus menjalani operasi bahu.Hukuman penjara bagi Park telah menjadi perdebatan politik yang panas dan memecah belah kesatuan di Korea Selatan.Kalangan konservatif, yang terus menggelar demonstrasi setiap minggu di pusat kota Seoul, meminta agar Park dibebaskan. Mereka juga melancarkan kritikan terhadap Presiden Moon.Jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup Korea pada November memperlihatkan bahwa 48 persen responden menentang pemberian ampunan bagi Park. Angka itu merupakan penurunan dari sekitar 60 persen pada awal 2021.Lee Jae-myung, andalan Partai Demokrat tempat Moon berasal, serta kandidat dari partai Kekuatan Rakyat, Yoon Suk-yeol, tampak bersaing ketat di berbagai jajak pendapat baru-baru ini. (sws, ant)  

Pria Belgia Jadi Joki Vaksin 8 Kali Disuntik

Brussels, FNN - Pria berusia 33 tahun di Belgia, yang menjadi joki vaksinasi COVID, diamankan saat mencoba mendapatkan vaksin kesembilan untuk mewakili orang-orang yang tidak mau divaksin, demikian lansiran media pada Kamis (23/12).Pria itu ditangkap di pusat vaksinasi di Fosses-la-Ville saat berupaya disuntik vaksin, menurut surat kabar De Standaard.Petugas di pusat vaksinasi di kota Namur dan Charleroi memberi tahu polisi setelah mereka memperhatikan pria tersebut datang lagi untuk divaksin.Polisi yang menyamar sebagai petugas vaksinasi lantas menangkap pria tersebut saat ia muncul untuk mendapat suntikan baru.  Menurut pengakuan pria tersebut, ia telah menerima delapan kali vaksin dan dibayar €100-150 (sekitar Rp1,6-2,4 juta) per satu kali suntik dari orang-orang antivaksin untuk menggunakan identitas agar mereka mendapatkan Tiket Aman COVID-19.Di Belgia, hanya orang-orang yang sudah divaksin yang bisa mengunjungi bar dan restoran. Banyak pengusaha yang menuntut stafnya agar disuntik vaksin.Pada Minggu (26/12), puluhan ribu orang penentang vaksin di Brussels menggelar aksi protes terhadap pembatasan COVID-19. (sws, Sumber: Anadolu)

Waspada Zionis Israel

By M Rizal Fadillah, Pemerhati Politik dan Kebangsaan ENTAH karena keterpilihan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PB NU atau bukan tetapi isu normalisasi hubungan dengan Israel tiba-tiba menghangat. Memang Ketua Umum PB NU ini sering mengikuti kegiatan di Israel dan dikenal dekat dengan pejabat Israel.  Apakah ada hubungan dengan keterpilihan tersebut maka Media Israel \"The Jerusalem Post\" tanggal 24 Desember 2021 memberitakan kembali hubungan Israel-Indonesia.  \"Indonesia negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar di dunia adalah salah satu negara yang coba diajak oleh Pemerintah Trump ke dalam kesepakatan Abraham, meskipun menjadi terhenti pada masa jabatan Trump berakhir\". Mengomentari kedatangan Menlu AS ke Jakarta dan bertemu dengan Menlu RI Retno Marsudi pada tanggal 14 Desember 2021 lalu \"The Times of Israel\" mengutip ucapan pejabat senior AS bahwa Pemerintahan Biden bekerja \"diam-diam tetapi cukup tekun\" untuk memperluas Kesepakatan Abraham. Tercatat empat negara muslim telah terikat dalam Kesepakatan Abraham ini yaitu UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko.  Indonesia harus tetap konsisten dengan sikap \"bersama Palestina\" nya sebagai bentuk anti kolonialisme. Konstitusi mengatur sikap anti penjajahan secara tegas. Israel adalah negara penjajah dan dunia sangat tahu akan hal itu.  Keterpilihan KH Yahya Staquf tidak boleh membuka celah pada siapapun untuk berupaya melakukan lobi atau pendekatan untuk mengubah sikap konsisten Pemerintah dalam \"menutup pintu\" normalisasi hubungan Indonesia-Israel. Zionis tetap Zionis, Israel adalah penjajah dan pelaku kejahatan dunia.  Penjelasan penting dari KH Yahya Cholil Staquf setelah terpilih menjadi Ketua Umum PB NU yang ditunggu umat Islam adalah pernyataan bahwa ia tidak akan berupaya atau tidak akan terpengaruh oleh upaya dari pihak manapun untuk terjadinya normalisasi hubungan Indonesia-Israel.  Gerakan Zionis Israel harus diwaspadai dengan seksama. Lobinya luar biasa. Tahu akan kelemahan para pemimpin bangsa dan umat di manapun. Uang dapat mengubah pendirian dan kebijakan.  Umat Islam dan rakyat Indonesia harus ketat mengawasi gerak-gerik pemimpinnya. AS dan Zionis Israel bekerja \"diam-diam tetapi cukup tekun\".