ALL CATEGORY

Resepsi, Silaturahmi dan Konsolidasi

Oleh: Yusuf Blegur | Mantan Presidium GMNI  Ada  yang saling bersitegang dan berupaya menegasikan. Ada yang tidak mau berkomunikasi apalagi bertemu. Ada yang kalaupun mencoba berinteraksi tapi cuma sekedar basa-basi. Para pesohor dan pemangku kepentingan publik sering terlihat seakan menjalin hubungan yang baik, meski dengan agenda dan kepentingan masing-masing. Namun semua suasana psikopolitik  itu tak dijumpai saat mereka  berhadapan dan berkumpul di pesta pernikahan putri seorang Anies Baswedan. Lebih terbuka,  hangat dan familiar terasa di antara mereka. Pantaslah acara hajatan sakral Anies itu disebut sebagai agregasi  resepsi, silaturahmi dan konsolidasi. Politik tidak hanya tersaji dalam musyawarah atau konggres partai. Tidak juga selalu pada saat pemilu atau sesudahnya di parlemen. Komunikasi dan pesan politik bisa juga hadir di tengah hidangan meja makan, membuat video konten, membangun citra diri dan tampil beda dari yang sesungguhnya serta masih banyak lagi kreatifitas dan inovasi yang tak terbatas oleh ruang dan waktu. Dalam hal yang unik dan langka, kalau belum pantas disebut anti mainstream, ada celah politik yang bisa saja muncul dari pelbagai kesempatan. Misalnya suasana kedukaan, kebahagiaan dan beragam peristiwa langka yang bisa dijadikan momen politik. Entah disengaja atau tidak, dirancang ataupun tidak bahkan direkayasa atau terjadi secara alami pun, manuver politik selalu ditunggu-tunggu dan terbuka lebar. Begitupun acara  pernikahan Mutiara Annisa Baswedan dengan Ali Saleh Alhuraiby yang menjadi begitu istimewa. Sebabnya, selain kebahagiaan turut menyertai bukan saja kepada kedua mempelai dan keluarganya. Lebih dari itu, pernikahan putri dari seorang gubernur Jakarta yang digadang-gadang menjadi capres pada pilpres 2024, menjadi momen spesial yang sarat nilai-nilai sosial, budaya, dan beraroma politik.  Salah satu hajat menunaikan kewajiban orang tua  sesuai amanat dan syariat agama itu, membuat kegiatan sakral Anies Rasyid Baswedan berefek seperti melakukan \"breaking ice\" dari  kebekuan dinamika abdi pemerintahan dan  para petinggi partai politik yang hadir. Kegiatan Walimatul Arsy putri Anies itu,  seakan membuat polarisasi, konstelasi dan konfigurasi para pelaku kekuasan menjadi lebih cair. Kehadiran presiden Indonesia Bapak Joko Widodo, sejumlah birokrat dan pengusaha serta banyak tamu kalangan penting termasuk ketua umum partai politik. Membuat gelaran akad dan resepsi pernikahan tersebut memilik daya tarik tersendiri. Dalam sorotan publik, acara besanan Anies Basewdan dengan Saleh Ali Alhuraiby, selain resepsi,  terangkai juga silaturahmi dan konsolidasi dari kunjungan para tamu terhormat. Disebut resepsi, silaturahmi dan konsolidasi pada kegiatan yang diselenggarakan pada 29, 30, 31 Juli 2022,  di Putri Duyung Resort Ancol, yang tempatnya tidak jauh dari keberadaan Jakarta Internasional (JIS) yang megah dan perhelatan Formula E yang sukses luar biasa sebagai buah karya Anies. Menjadi memiliki filosofis dan makna tersendiri, beriringan dengan mungkin saja suasana kontestasi dan persaingan yang ada yang menyelimuti tamu-tamu undangan itu. Tak ada mimik, gimik dan gestur yang tampil tendensius memancarkan perang urat saraf, saling menjatuhkan  dan jegal-menjegal bagi bakal capres, oleh masing-masing kandidat, para cukong atau oligarki  beserta buzzernya pada acara pelaminan pengantin di kawasan Ancol itu. Semua seketika menjadi harmonis, selaras dan guyub, betapapun  kepentingan dan orientasinya berbeda-beda. Lepas dari itu semua, apapun persfektif dan interpretasinya. Gelaran pernikahan satu-satunya anak perempuan Anies seperti membawa berkah.  Bukah hanya kebahagian bagi pengantin dan  kedua keluarga yang terlibat. Suasana teduh dan sejuk, atmosfer persahabatan dan persaudaraan serta senyum dan tawa keceriaan menjadi terasa menghinggapi undangan para pesohor dan memengaruhi rakyat, negara dan bangsa Indonesia. Boleh jadi selain menyimpan agenda politik, mereka juga ikut merasakan kebahagian yang ada,  khususnya pada Anies. Semoga saja kebahagiaan pada Anies yang menjadi kebahagiaan elit pemerintah dan partai politik juga,  tidak berhenti dan selesai pada waktu dan tempat dalam kawasan Ancol semata. Suasana kebahagian bersama terutama yang spesial dirasakan Anies, bisa juga menyeruak ke tempat yang lebih jauh dan lebih luas lagi. Di kawasan jalan Merdeka Barat misalnya, tepatnya  di Istana Negara Merdeka. Kenapa tidak?, kalau resepsi, silturahmi dan konsolidasi   sudah dianggap baik dan sukses penyelenggaraannya. Apa yang tidak mungkin di dunia ini, termasuk di negeri ini. Wallahu a\'lam bishawab. Munjul-Cibubur, 31 Juli 2022.

Kisah Para Calon Purnawirawan

Jakarta, FNN -- “Kalau Bisa, Pensiun Sekarang” MENGHARUKAN sekaligus membuncahkan harapan besar, demi mendengar testimoni dari para calon purnawirawan, usai mengikuti pelatihan budidaya ikan bioflok, di Rindam Jaya, Jl. Condet Raya, Jakarta Timur. Saat senja tiba, itulah analogi bagi seorang prajurit menjelang masa pensiun. Tapi pada saat bersamaan, mereka melihat ada matahari baru muncul di ufuk timur. Dimulai dari pembekalan keterampilan bagi para prajurit yang menjelang usia pensiun, pada hari Rabu (20/7). Kegiatan itu dibuka langsung oleh Ketua Umum PPAD Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo di Aula Soeryadi, Gedung PPAD, Jl, Matraman, Jakarta Timur. Hadir dalam acara tersebut Pangdam Jaya, Mayjen TNI Untung Budiharto dan Aster Kasad yang diwakili Waaster Brigjen TNI Jangkung. Dari PPAD, tampak hadir sejumlah pejabat teras, antara lain Waketum 1 dan Waketum 2, serta Sekjen PPAD. Kegiatan tersebut merupakan karya nyata “politik kesejahteraan” yang digulirkan PPAD di era kepemimpinan Letjen TNI Purn Doni Monardo. Tujuannya adalah mensejahterakan para purnawirawan, keluarga, serta masyarakat pada umumnya. Syahdan, pelatihan itu sudah berakhir, Jumat (29/7) yang lalu. Yang menutup acara, Sekjen PPAD, Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. Dari Kodam Jaya, hadir Kasdam Jaya Brigjen TNI Edy Sutrisno, SE. Seperti saat dibuka, penutupan pun dilakukan di Gedung PPAD Matraman, Jakarta Timur. Dalam sambutan penutupan, Sekjen PPAD berpesan agar setelah pelatihan para calon pensiunan itu bisa mengaplikasikan dengan baik. Dengan begitu, hasilnya bisa berguna bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Di sela-sela acara penutupan, di luar dugaan, para peserta menampakkan aura yang begitu antusias. Sorot mata mereka seperti menyiratkan kalimat, “kalau bisa, saya pensiun sekarang juga!”.  Semangat itu juga membuncah seiring testimoni mereka. Coba baca testimoni dari salah satu peserta berikut ini: “Luar biasa bpk sekjen doa tulus para prajurit yg akan purna....mdh2an ini dilihat seluruh purnawirawan n praj yg msh aktif....btk penghargaan n perhatian kpd mrk yg selama ini di nomor duakan....niat tulus ketum n pak sekjen mdh2an mendpt jalan n diberkahi Tuhan YMK....Amin” Atau testimoni dari Sersan Satu Munadi, seorang Babinsa di Desa Sukajaya, wilayah Kodim 0509 Bekasi. Ia bahkan mengajak istri dan tiga anaknya membuat video testimoni. Intinya, mengucapkan terima kasih kepada PPAD Pusat yang telah memberikan pendidkan dan ketarmpilan budidaya ikan bioflok. Diiringi doa semoga keterampilan ini berguna saat masih berdinas maupun saat pensiun. Di akhir video testimoni, keluarga itu memekikkan kalimat, “PPAD Luar Biasa!!!” Tidak berhenti sampai di situ. Seorang sersan yang lain bahkan memposting fotonya bersama Sekjen Mayjen TNI Purn Komaruddin. Caption yang ia bubuhkan begini, “Alhamdulillah dan Terimakasih, kami dapat berfoto bersama bapak... ini kenangan yg sangat luar biasa dan menjadi motivasi sy pribadi dari apa yang bapak Jendral sampaikan. Smoga bapak sehat slalu dan sukses.” Demi melihat antusiasme yang begitu besar, PPAD lantas melemparkan ide dadakan, yaitu lomba membuat testimoni bagi para siswa Diklat Bioflok. Dari testimoni yang masuk, akan dipilih 10 dari 50 mantan siswa sebagai pemenang. Tentu akan diberi hadiah. (TG)

Jalur Bandung-Cianjur Macet Karena Pedagang Cincau Protes

Cianjur, FNN - Jalur Bandung-Cianjur, Jawa Barat, macet total, Jumat, ketika pedagang es cincau yang hendak ditertibkan menolak kedatangan petugas gabungan Satpol PP, TNI/Polri dan dinas terkait dengan cara melemparkan berbagai bahan bangunan kios ke tengah jalan.Aksi protes yang dilakukan seratusan pedagang di jalur tersebut karena menolak direlokasi ke rest area yang sudah selesai dibangun pemerintah daerah meski hanya berjarak beberapa puluh meter dari pinggir jalan utama Bandung-Cianjur tepatnya di Kecamatan Haurwangi.Mereka melemparkan material bekas bangunan kios semi permanen seperti triplek, kayu dan barang bekas lainnya ke tengah jalan, sehingga menghambat arus lalulintas yang cukup padat sejak pagi hingga Jumat petang, sehingga petugas terpaksa menghentikan arus dari kedua arah.\"Macet tidak berlangsung lama dan tidak sampai memanjang karena upaya antisipasi langsung dilakukan petugas gabungan. Pedagang yang sudah nyaman berjualan di atas trotoar itu, sudah kita berikan peringatan, namun mereka tidak mengindahkan,\" kata Kepala Satpol PP Cianjur, Hendri Prasetyadi.Sehingga tutur Hendri, pihaknya melakukan pembongkaran kios yang menolak untuk dibongkar sendiri pemiliknya, bahkan sempat terjadi penghadangan dari pedagang yang menolak kios-nya untuk diratakan dengan dalih rest area masih sepi dari pengunjung.\"Solusi untuk pedagang sudah disiapkan di Rest Area Citarum, sedangkan trotoar akan fungsikan kembali seperti semula untuk pejalan kaki, terlebih di sepanjang trotoar terdapat tugu asmaul khusna yang akan mendapatkan perbaikan,\" katanya.Meski sempat sulit dilalui kendaraan landasan Jalan Raya Bandung-Cianjur, Jumat petang akhirnya dapat dilalui kendaraan setelah petugas gabungan dibantu petugas kebersihan menyingkirkan material yang dibuang pedagang ke tengah jalan.Pedagang cincau di sepanjang trotoar yang ditertibkan, mengatakan kalau penertiban dilakukan secara mendadak dan tidak melalui pemberitahuan. Selam ini, ungkap mereka diizinkan berjualan di atas trotoar menunggu rest area selesai dibangun, namun saat ini belum tuntas.\"Penertiban terkesan mendadak, sehingga pedagang melakukan protes dengan cara melemparkan material bekas kios dan tikar bekas ke tengah jalan. Seharusnya ada pemberitahuan terlebih dahulu agar kami dapat membongkar sendiri,\" kata pemilik kios Eman Sulaeman. (Sof/ANTARA)

Presiden Jokowi Minta Relawan Tak Buru-Buru Tentukan Dukungan

Jakarta, FNN - Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya untuk tidak terburu-buru terkait penentuan dukungan untuk pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres) 2024.  “Beliau berpesan untuk relawan \'ojo kesusu\' (jangan terburu-buru, red.). Beliau pertegas lagi untuk relawan tidak langsung terlibat politik praktis dulu soal capres (calon presiden),” kata Umbas dalam keterangan diterima di Jakarta Sabtu. Umbas mengatakan Presiden Joko Widodo minta para relawan agar lebih cenderung untuk bekerja membantu pemerintah. “Presiden berharap relawan tetap solid dan membantu pemerintah. Intinya, Presiden tetap fokus untuk menjaga dan mencermati semua kondisi global yang berpeluang berdampak ke Indonesia,” ucap Umbas.   Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu elemen-elemen relawan di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Umbas mengatakan pertemuan itu berlangsung dengan santai.  “Pertemuan dengan beberapa pimpinan relawan ini sudah lama diagendakan, tetapi baru terealisasi,” kata Umbas. ​​​Selain soal tak buru-buru, Umbas menyebutkan Presiden juga memaparkan mengenai kondisi ekonomi global, termasuk krisis pasca-perang Rusia dan Ukraina. Menurutnya walau perekonomian Indonesia cukup bagus bahkan menjadi salah satu yang terbaik di dunia, Presiden mengingatkan ancaman resesi perlu menjadi perhatian.  Umbas mengatakan Presiden Jokowi juga menceritakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Kamis (30/6/2022). Menurut Umbas, presiden cukup terkejut dengan ukuran meja dalam pertemuan dengan Putin tersebut.  “Presiden ceritakan pengalaman bertemu Vladimir Putin. Pak Jokowi kaget dengan meja kecil yang disiapkan, karena membuat jarak dengan Putin begitu dekat,” katanya  Hal itu lanjut dia menggambarkan Indonesia dihormati. Saat berbincang dengan Putin pun, menurutnya Presiden Jokowi menilai Indonesia disegani. “Secara diplomasi internasional, pertemuan Pak Jokowi dengan Putin membuat Indonesia cukup diperhitungkan. Jadi, pertemuan pak Jokowi dengan Putin dan sebelumnya Zelensky (Presiden Ukraina) ingin memastikan perang untuk berhenti. Kami optimistis ini didengar. Meski, progres bertahap,” ujarnya. (Sof/ANTARA)

Maknai Tahun Baru Islam untuk Hijrah Lebih Baik

Jakarta, FNN - Wakil Presiden RI Ma\'ruf Amin berharap umat Muslim di Indonesia dapat memaknai Tahun Baru Islam 1444 H sebagai momentum untuk berhijrah ke arah yang lebih baik lagi, sebagai pribadi, kelompok, maupun bangsa.“Karena hijrah tidak hanya diartikan sebagai pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, melainkan melakukan perubahan secara menyeluruh dari keadaan yang kurang baik menjadi baik dan bahkan menjadi lebih baik lagi,” kata Wapres, dalam ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1444 H secara daring yang dipantau di Jakarta, Sabtu.Wapres meminta agar di Tahun Baru Islam ini keutuhan bangsa Indonesia semakin diperkuat, baik melalui persaudaraan sesama Muslim, sebangsa dan setanah air, maupun antarmanusia, sebagai modal utama kelanjutan pembangunan nasional melalui penguatan ukhuwah Islamiah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.Wapres juga mengimbau, agar seluruh umat Muslim di Tanah Air terus memanjatkan doa kepada Allah SWT seraya memohon keselamatan bangsa.“Saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1444 H kepada seluruh umat Islam di tanah air. Mudah-mudahan kita bisa menghayati makna Tahun Baru Islam ini dengan senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt dan memperbanyak kontribusi positif umat Islam bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Wapres. (Sof/ANTARA)

Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Mendapat Undian Hampir Rp1 Miliar

Beijing, FNN - Seorang pekerja migran asal Indonesia di Taiwan mendapatkan undian dari nota pembelian barang yang dikumpulkan selama periode Maret-April 2022 berupa uang tunai senilai 2 juta dolar Taiwan atau sekitar Rp990,2 juta.Pekerja perempuan berusia 27 tahun berinisial Y itu mengambil uang dari kantor Chang Hwa Commercial Bank dekat tempatnya bekerja dengan didampingi staf perusahaan pengiriman uang Indo Suara, Jumat.Perempuan yang memiliki anak lelaki berusia enam tahun yang diasuh oleh suaminya di Indonesia itu bekerja di Taiwan sejak tiga tahun lalu.Awalnya dia bekerja merawat perempuan jompo di Kabupaten Yilan sebelum pindah ke pabrik di Taoyan pada Mei lalu.\"Awalnya saya tidak percaya mendapatkan undian ini. Hari ini saat tiba di bank, saya baru benar-benar percaya,\" kata Y dikutip kantor berita resmi Taiwan CNA seraya menambahkan bahwa itu merupakan kemenangan undian terbesarnya.Rencananya, uang itu akan digunakan untuk membeli lahan di kampung halamannya di Indonesia sehingga keluarganya dapat bercocok tanam.Kementerian Keuangan Taiwan mengumumkan para pemenang undian tersebut sejak Senin (25/7).Namun Y belum bisa mengambilnya pada saat itu karena residen permitnya sedang dalam pengajuan perpanjangan di kantor keimigrasian.Kementerian Keuangan Taiwan memberikan batas waktu pengambilan hadiah undian tersebut pada 5 September 2022, demikian CNA dipantau ANTARA dari Beijing, China.Otoritas setempat mengundi secara berkala struk belanja masyarakat yang hadiahnya berupa uang dengan jumlah tertentu. (T.M038). (Ida/ANTARA)

Ukraina: 100 Lebih Tentara Rusia Tewas Dalam Pertempuran di Kherson

Odesa, FNN - Otoritas militer Ukraina pada Sabtu mengaku telah menewaskan lebih dari 100 tentara Rusia dan menghancurkan dua tempat penyimpanan amunisi mereka dalam pertempuran di Kherson.Wilayah itu merupakan jalur penting bagi pasokan Rusia dan menjadi fokus serangan Kiev di Ukraina selatan.Lalu lintas kereta ke Kherson di atas Sungai Dnipro telah dihentikan, kata komando militer bagian selatan.Hal itu dilakukan agar pasokan dari Krimea --wilayah Ukraina yang dicaplok Rusia-- dan wilayah timur tidak bisa sampai ke pasukan Rusia di bagian barat sungai itu.Ukraina telah menggunakan peluncur rudal jarak jauh kiriman Barat untuk merusak tiga jembatan di Dnipro dalam beberapa pekan terakhir guna memutus akses ke Kota Kherson.Putusnya akses juga membuat Pasukan ke-49 Rusia yang bermarkas di sisi barat sungai tersebut sangat rentan terhadap serangan, menurut penilaian pejabat pertahanan Inggris.Komando militer mengatakan lebih dari 100 tentara dan tujuh tank Rusia dilumpuhkan dalam pertempuran pada Jumat di Kherson, kota besar pertama yang direbut Rusia sejak invasi pada 24 Februari.Wakil kepala dewan wilayah Kherson Yuri Sobolevsky meminta penduduk untuk menjauh dari tempat penyimpanan amunisi Rusia.\"Pasukan Ukraina menggempur tentara Rusia dan ini baru permulaan,\" kata dia di aplikasi pesan Telegram.Gubernur Kherson yang pro-Ukraina, Dmytro Butriy, mengatakan distrik Berislav terhantam parah. Berislav terletak di seberang sungai di sebelah barat laut pembangkit listrik tenaga air Kakhovka.\"Di beberapa desa, tidak satu pun rumah masih utuh, semua infrastruktur telah hancur, warga berlindung di ruang-ruang bawah tanah,\" kata Butriy.Sebelumnya, pejabat Pemerintah Kherson yang ditunjuk oleh Rusia membantah semua pernyataan oleh Barat dan Ukraina terkait situasi di wilayah itu.Kedua pihak juga pada Jumat saling menyalahkan atas serangan rudal atau ledakan yang telah menewaskan puluhan tawanan perang Ukraina di Provinsi Donetsk di wilayah timur.Empat puluh tawanan tewas dan 75 lainnya terluka di penjara Kota Olenivka yang dikuasai separatis pro-Rusia, menurut kementerian pertahanan Rusia.Juru bicara separatis menyebut jumlah korban tewas mencapai 53 orang dan menuduh Kiev sengaja menyerang penjara itu dengan roket HIMARS buatan AS.Angkatan bersenjata Ukraina menolak bertanggung jawab. Mereka mengatakan artileri Rusia telah mengincar penjara itu untuk menutupi perlakuan buruk pada tawanan.Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba mengatakan Rusia telah melakukan kejahatan perang dan menyerukan kecaman dari dunia internasional.Reuters TV menayangkan sisa-sisa bangunan yang terbakar, termasuk beberapa mayat dengan tubuh hangus terbaring di atas ranjang besi, sedangkan mayat-mayat lainnya diletakkan di atas tandu atau tanah.Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mengatakan pihaknya berusaha mengakses lokasi itu dan menawarkan bantuan untuk mengevakuasi mereka yang terluka.Ukraina telah menuduh Rusia bertindak kejam dan brutal terhadap warga sipil sejak invasi dan mengaku telah mengidentifikasi lebih dari 10.000 dugaan kejahatan perang. Namun, Rusia membantah mengincar warga sipil selama konflik tersebut. (Ida/ANTARA/Reuters)

Brigadir J dan Rombongan Melakukan PCR di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Jakarta, FNN - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan bahwa Brigadir J bersama Putri Candrawathi, Bharada E serta pembantu rumah tangga melakukan tes usap PCR di rumah pribadi Irjen Polisi Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga sepulangnya dari Magelang.\"PCR itu dilakukan di rumah pribadi bukan di Rumah Dinas Irjen Polisi Ferdy Sambo,\" kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu.Anam mengatakan hal tersebut diketahui berdasarkan rekaman CCTV yang telah dilihat langsung oleh Komnas HAM. Merujuk dari rekaman itu, Komnas HAM akan mengonfirmasi atau mendalaminya termasuk perihal PCR Ferdy Sambo.Khusus lokasi dan detailnya PCR Kadiv Propam Polri nonaktif tersebut, Komnas HAM akan mendalaminya ketika memeriksa Irjen Ferdy Sambo. Termasuk mendalami apakah Ferdy Sambo masuk ke dalam rombongan atau tidak pada saat kejadian.\"Kami memang mendapatkan informasi bahwa Pak Sambo tidak berada pada rombongan tersebut tapi ini masih informasi satu pihak dan akan kami cek,\" ujarnya.Komnas HAM akan menggali dari informasi lain, dokumen lain termasuk membandingkannya dengan bukti-bukti lain. Tujuannya, agar peristiwa kematian Brigadir J semakin jelas dan bisa terungkap.Terkait pemeriksaan atau pengumpulan data siber dan digital forensik, Anam memastikan hal tersebut belum selesai karena lembaga tersebut masih membutuhkan sejumlah data dan informasi.Komnas HAM juga telah mendapatkan dan melihat langsung rekaman CCTV dan jejaring komunikasi terkait kematian Brigadir J. Namun, beberapa informasi khususnya yang menyangkut nomor telepon keluarga Brigadir J sengaja tidak diungkap ke publik. \"Karena harus ada sistem perlindungan kepada pihak keluarga Yosua,\" ujar dia. (Ida/ANTARA)

Komnas HAM Segera Periksa Ajudan Ferdy Sambo

Jakarta, FNN - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI segera memeriksa ajudan atau aide de camp (ADC) Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Polisi Ferdy Sambo yang sebelumnya berhalangan hadir untuk memberikan keterangan terkait kematian Brigadir J.\"Berikutnya penambahan keterangan dari ajudan yang kemarin belum datang karena ada di luar kota,\" kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu.Enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E sebelumnya telah diperiksa Komnas HAM pada Selasa (26/7). Namun, satu orang ajudan pada hari tersebut tidak memenuhi pemeriksaan oleh lembaga HAM tersebut.Tidak hanya ajudan, Komnas HAM juga akan memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lingkup Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi untuk mengumpulkan sejumlah informasi atau keterangan yang dibutuhkan.Setelah memeriksa ajudan dan orang-orang yang terkait dengan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Putri Candrawathi, Komnas HAM mengagendakan pemeriksaan uji balistik dan hal lainnya yang dapat mendukung proses penyelidikan kematian Brigadir J.Selain itu, Komnas HAM juga masih akan mengumpulkan data-data terkait pemeriksaan siber dan digital forensik. Sebab, pengumpulan keterangan sebelumnya belum selesai dilakukan.Terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi proses pengungkapan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.Saat ini, tim khusus dan internal Polri masih terus bekerja untuk mengungkap kebenaran dalam kasus tersebut. Termasuk tim eksternal dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komnas HAM sesuai tugas dan tanggungjawabnya ikut mengawal proses pengungkapan kasus. (Ida/ANTARA)

Penegak Hukum Jangan Ragu Selidiki Aliran Donasi ACT

Jakarta, FNN - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan meminta aparat penegak hukum agar tidak ragu dalam menyelidiki aliran dana ke pihak lain terkait dugaan penyelewengan donasi Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).\"Penegak hukum agar tidak ragu-ragu untuk menyelidiki lebih dalam ke mana saja aliran dana tersebut. Jangan sampai selain untuk memperkaya diri sendiri, dana masyarakat digunakan atau dialirkan untuk memperkuat kelompok-kelompok radikal dan terorisme,\" kata Rahmat dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.Setelah diselidiki, tambah dia, aparat penegak hukum juga harus menyampaikan informasi tentang aliran dana tersebut kepada publik, termasuk modus-modus transaksi keuangan yang dilakukan oleh para petinggi ACT.Selanjutnya mengenai tindakan Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri yang menahan empat tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang oleh ACT, Rahmat menilai hal tersebut sudah tepat.Menurutnya, Dittipideksus Bareskrim Polri bertindak cepat dalam menahan empat tersangka tersebut untuk mencegah mereka bergerak leluasa setelah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan pemotongan donasi mencapai Rp450 miliar untuk operasional.Artinya, tambah Rahmat, lembaga tersebut menghabiskan total operasional sebesar Rp2,5 miliar setiap bulannya, termasuk kisaran gaji keempat petinggi yang berkisar Rp50-450 juta per bulan.\"(Penahanan) Tidak heran karena temuan Bareskrim Polri mengungkap gaji keempat petinggi tersebut berkisar Rp50-450 juta per bulannya. Sangat fantastis,\" tambah dia.Sebelumnya, Penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri menahan empat tersangka kasus dugaan penggelapan dan pencucian uang oleh Yayasan ACT, Jumat (29/7).Empat tersangka itu adalah mantan Presiden ACT Ahyudin (A), Ibnu Khajar (IK) selaku Presiden ACT, Hariyana Hermain (HH) yang merupakan salah satu pembina ACT dan memiliki jabatan tinggi lain di ACT, termasuk mengurusi keuangan. Lalu, Novariandi Imam Akbari (NIA) selaku Ketua Dewan Pembina ACT.Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Whisnu Hermawa, alasan penahanan adalah para tersangka dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.Mereka terbukti mencoba menghilangkan barang bukti dengan cara memindahkan beberapa dokumen yang ada di Kantor ACT. (Ida/ANTARA)